Davide Brivio Sebut Suzuki Nyaris Gaet Jorge Lorenzo Sebelum Pilih Joan Mir
Anindhya Danartikanya | 26 Januari 2021 11:41
Bola.net - Eks Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, mengakui pabrikan asal Hamamatsu, Jepang, tersebut nyaris menggaet Jorge Lorenzo sebelum akhirnya memilih Joan Mir sebagai tandem Alex Rins di MotoGP 2019. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan MotoGP.com pada Senin (25/1/2021).
Seperti diketahui, pada 2018, Suzuki tak memperpanjang kontrak Andrea Iannone untuk musim 2019, dan Lorenzo kebetulan juga mengalami konflik dengan Ducati Team. Sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Repsol Honda, Lorenzo punya dua opsi, yakni kembali ke Yamaha lewat Petronas SRT, atau pindah ke Suzuki.
"Pada 2018, kami harus memutuskan tim untuk 2019. 'Proyek Rins' berjalan dengan baik, rider muda bertalenta sukses berkembang, dan kami punya gagasan untuk menjajalnya lagi dengan rider muda lainnya. Kami pikir, 'Usai (Maverick) Vinales dan Rins, mari kita coba satu lagi'," kisah Brivio.
Dominasi Joan Mir di Moto3 Bikin Takjub

Pada tahun yang sama, Mir sendiri tengah menjalani debut di Moto2 usai menjuarai Moto3 2017 dengan gaya dominan. Meski baru menjalani beberapa balapan, rider Spanyol ini sudah berani menyatakan secara publik bahwa ia hanya ingin turun semusim di Moto2 dan bertekad langsung ke MotoGP pada 2019.
Pernyataannya ini membuat Repsol Honda tertarik menjadikannya sebagai pengganti Dani Pedrosa dan bahkan memberinya kesepakatan prakontrak. Namun, saat Suzuki mendekatinya, Mir justru berubah pikiran dan merasa Suzuki bakal lebih cocok untuknya.
"Joan menjuarai Moto3 dengan 10 kemenangan, dan ini bikin saya takjub. Kala itu, kami juga punya opsi menggaet Jorge. Jadi, kami harus pilih salah satu. Tapi ini bukan soal memilih pembalap, melainkan memilih filosofi dan arah mana yang ingin kami tuju: kerja bareng veteran seperti Jorge, atau mengembangkan rider muda?" kisah Brivio.
Hati Lebih Pilih Suzuki Ketimbang Honda
Seiring berjalannya waktu, Mir juga makin kompetitif di Moto2, dan Suzuki makin yakin pula ia rider yang spesial. Brivio pun menceritakan proyek Suzuki padanya, namun juga bersikap jujur bahwa tim ini tidaklah sebesar Honda dan Yamaha, dan bahkan mungkin bakal lebih sulit karena motor mereka masih dalam tahap pengembangan.
"Joan suka Suzuki, tapi manajernya bilang ada masalah, karena ia punya opsi dengan Honda. Jadi, saya bertanya langsung pada Joan, 'Apa kau tertarik pada Suzuki, tak peduli kau punya opsi dengan Honda? Jika kau harus memilih antara Suzuki atau Honda, ke mana kau akan pergi?'" ungkap kawan baik Valentino Rossi ini.
"Joan pun bilang, 'Aku ingin pergi ke Suzuki, karena kurasa Suzuki motor yang cocok dengan gaya balap dan tubuhku,' dan saat ia bilang begitu, mata saya langsung terbelalak dan saya berpikir, 'Dia orang yang tepat!'" pungkas Brivio, dan benar saja, bersama Mir, Suzuki akhirnya sukses merebut gelar dunia MotoGP lagi usai 20 tahun penantian.
Sumber: MotoGP
Video: Maverick Vinales Menangi MotoGP Emilia Romagna 2020
Baca Juga:
'Berat Bagi Suzuki Lepas Johann Zarco demi Gaet Alex Rins'
Davide Brivio: Suzuki Gaet Maverick Vinales di MotoGP 2015 Usai Ditolak Andrea Dovizioso
Davide Brivio Beber Kisah Suzuki Dekati Valentino Rossi Lewat Facebook
Demi 'Perkenalan', Andrea Dovizioso Siap Dipanggil Repsol Honda Uji Coba di Qatar
Februari, Keputusan Repsol Honda Soal Andrea Dovizioso Bakal Diambil
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
Otomotif 9 Agustus 2026, 07:50
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



