Demi Jadi Rider MotoGP, Fabio Quartararo Lalui Masa Kecil yang Berat
Anindhya Danartikanya | 15 September 2021 16:20
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, boleh jadi merupakan kandidat utama juara dunia MotoGP 2021. Berpartisipasi dalam kejuaraan balap motor terakbar di dunia tak pelak lagi merupakan impiannya sejak lama. Namun, di balik impiannya ini, ada pengorbanan besar yang ia lakukan sejak anak-anak.
Berasal dari Nice, Prancis, Quartararo bekerja keras mewujudkan impiannya dengan mengikuti berbagai ajang balap junior di Italia dan Spanyol. Ia didampingi sang ayah, Etienne Quartararo, yang mengantarkannya ke sana-sini hanya dengan mobil van nyaris di setiap akhir pekan selama bertahun-tahun.
Meski semua ini dilakukan demi mewujudkan asa tampil di MotoGP, Quartararo tak memungkiri masa kecilnya sangat berat, karena tentunya kegiatan macam itu bukanlah kegiatan normal yang biasa dilakukan anak-anak seusianya. Namun, rider berusia 22 tahun ini mengaku bersyukur impiannya akhirnya benar-benar jadi nyata.
Pergi ke Sana-Sini Hanya Didampingi Sang Ayah
"Saya bisa yakinkan, masa kecil saya sangatlah berat. Ayah saya menempuh ribuan kilometer menyetir mobil van demi pergi ke Italia atau Spanyol. Seperti itulah akhir pekan kami selama bertahun-tahun. Beliau adalah ayah saya, mekanik saya, dan ia mengerjakan segalanya," ujarnya via Mundo Deportivo, Sabtu (11/9/2021).
"Kami biasa pergi dari rumah pada hari Kamis, dan pada Jumat saya ikut sesi latihan. Pada Minggu, usai balapan, kami pulang. Ada banyak balapan yang kami jalani seperti itu. Saat tak ada balapan, saya tetap latihan pada Sabtu dan Minggu. Kami menjalani ribuan balapan, terutama di Spanyol," lanjut El Diablo.
Karena sering menjalani balapan di Spanyol, Quartararo bahkan harus bersekolah di Spanyol pula. Namun, tetap saja akhir pekannya diisi oleh kegiatan balapan dan latihan. Ia bahkan tak punya waktu untuk bermain dengan kawan-kawan seusianya. Saat dewasa, ia terkadang sedih karena tak punya teman yang benar-benar erat.
Tak Punya Teman Masa Kecil

"Masa kecil saya tak biasa. Ini bikin saya tak punya teman masa kecil. Sama sekali tak punya. Saya selalu jauh dari rumah, bepergian dari sana ke sini. Saya punya hubungan baik dengan beberapa orang dari masa-masa itu, tapi soal teman, saya tak punya. Jika memikirkannya, saya merasa ini situasi berat. Namun, saya tak terlalu pusing, karena yang saya pikirkan hanyalah balapan dan latihan," ujarnya.
Meski begitu, lewat balapan, Quartararo merasa punya teman dan keluarga baru. Orang-orang yang ada di timnya adalah orang-orang yang bisa ia percaya 100%. "Saya hanya menginginkan orang-orang terpercaya di sisi saya, dan orang semacam itu hanya ada sedikit. Tapi di lain sisi, saya menganggap tim saya keluarga," tuturnya.
"Saya bahagia, sangat terbuka. Saat di grid, saya ngobrol dan bercanda dengan tim saya sampai momen terakhir. Ada rider lain yang memilih mengisolasi diri mereka di grid, tapi bagi saya, ngobrol dengan tim bikin beban saya berkurang," pungkas Quartararo, yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 53 poin atas Pecco Bagnaia.
Sumber: Mundo Deportivo
Baca Juga:
Entah Kapan Bisa Pulih, Marc Marquez Siap Jadi 'Marquez' yang Berbeda
Aprilia Ikut Senang Andrea Dovizioso Bela Yamaha, Kenang 'Momen Bersejarah'
Duel Sengit di Aragon Bikin Marc Marquez Makin Terlecut Jelang Misano
Jadi Tuan Rumah, Sky VR46 Pamer Corak Spesial untuk MotoGP Misano
Marquez: Saya Harus Ngotot Lawan Bagnaia, Jatuh pun Tak Masalah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




