'Di Dunia Ini, Tak Ada Atlet Segigih Valentino Rossi'
Anindhya Danartikanya | 18 Desember 2018 15:50
Bola.net - - Lima kali juara dunia GP500, Mick Doohan salut pada kegigihan Valentino Rossi untuk tetap bersaing di MotoGP demi meraih lebih banyak kemenangan dan gelar dunia, meski usianya tak lagi muda. Hal tersebut disampaikan Doohan dalam wawancaranya bersama MotoGP.com baru-baru ini.
Rossi akan berusia 40 tahun pada Februari mendatang, dan untuk sekian kali menjadi rider tertua di grid MotoGP. Ia bahkan dipastikan bakal aktif balapan dan tetap membela Yamaha Factory Racing sampai akhir 2020 mendatang. Dengan sembilan gelar, 232 podium dan 115 kemenangan, Rossi belum juga puas atas prestasi menterengnya ini.
The Doctor tak memungkiri bahwa gelar dunia ke-10 akan terasa sangat menyenangkan, namun ia menyatakan hal ini bukan lagi target utamanya. Ia mengaku bahwa targetnya adalah kemenangan, demi merasakan sensasinya selama 2-3 jam setelah finis.
Tak Banyak yang Seperti Rossi
Usai dua musim buruk bersama Ducati, Rossi pun kembali ke Yamaha pada 2013. Ia pun kembali tampil kompetitif dan duduk di peringkat runner up pada 2014, 2015 dan 2016. Pada 2017, ia terpaksa duduk di peringkat kelima usai mengalami cedera kaki dan tahun ini ia duduk di peringkat ketiga meski paceklik kemenangan.
Doohan pun mengaku takjub pada semangat Rossi untuk tetap bertarung di papan atas. Menurutnya, atlet macam rider Italia ini sangat sulit ditemukan di kejuaraan olahraga apa pun. "Kini ia berusia 40 tahun, dan ini impresif," ujar pria asal Australia.
"Saya tak terkejut melihat performanya, melainkan daya tahannya, serta keinginannya untuk menang dan berkendara selama mungkin. Di dunia ini, tak banyak orang seperti itu, tak peduli apa olahraganya, yang mampu mendorong diri sendiri untuk bertahan di papan atas. Bahkan pegolf sekalipun!" lanjut Doohan.
Kontribusi pada MotoGP
Meski Rossi belum juga mengecap gelar dunia lagi sejak 2009, Doohan menyebutnya telah memberikan warna dan keseruan pada MotoGP, tak peduli di mana ia finis.
"Vale sungguh menakjubkan, tak diragukan lagi ia telah berkontribusi banyak pada olahraga ini. Ia juga punya karakter yang hebat, dan ia menambahkan 'rasa' pada balapan, tak peduli bagaimana jalannya. Jika kualifikasinya buruk, ia tetap bisa bertarung sengit. Saya rasa ini menunjukkan kualitasnya sebagai pebalap," pungkas Doohan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 22:19
-
Arsenal Lepas Leandro Trossard ke Besiktas Seharga Rp374 Miliar
Liga Inggris 14 Juli 2026, 21:53
-
Resmi! Manchester United Datangkan Kiper Karl Darlow
Liga Inggris 14 Juli 2026, 20:03
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Paling Tajam, Spanyol Sulit Dibobol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 19:23
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
-
Jadwal dan Jam Kick-off Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 14 Juli 2026, 19:14
-
Jadwal dan Jam Kick-off Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol
Piala Dunia 14 Juli 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













