Dorna Izinkan BMW Gabung MotoGP: Tapi Nanti, Usai Regulasi Baru Diterapkan
Anindhya Danartikanya | 4 April 2024 14:38
Bola.net - CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengaku akan sangat senang jika BMW mau bergabung ke MotoGP. Meski begitu, ia meyakini bahwa mereka lebih baik bergabung ketika MotoGP memberlakukan regulasi teknis yang baru pada 2027 mendatang.
Saat masih dipimpin oleh Dr. Markus Schramm, BMW Motorrad berkali-kali menolak bergabung ke MotoGP akibat biaya balap yang selangit. Namun, usai Schramm digantikan Markus Flasch pada akhir 2023, sikap pabrikan asal Jerman terhadap kans berlaga di MotoGP mulai melunak.
Flasch yang merupakan fans balap motor, bertekad membuat BMW berjaya di sektor ini, dimulai dari WorldSBK. Langkah tegas diambil dengan menggaet Toprak Razgatlioglu, dan hasil baik mulai terlihat. Jika misi ini terus mulus, BMW bakal makin serius berekspansi ke MotoGP.
Sebut BMW Pabrikan Penting di Balap Motor

Lewat GPOne, Rabu (3/4/2024), Ezpeleta mengaku bakal menyambut kedatangan BMW saat regulasi baru diterapkan pada 2027. Detail regulasi ini rencananya akan segera dirilis, agar pabrikan-pabrikan yang ingin bergabung bisa segera merakit motornya agar siap diturunkan tiga tahun lagi.
"Apa yang memungkinkan adalah satu hal. Apa yang bisa dilakukan adalah hal lain. Sudah jelas kami harus menunggu regulasi baru, yang akan dipublikasi dalam waktu dekat. Saya rasa kita takkan menunggu lebih dari satu atau satu setengah bulan," ujar Ezpeleta.
"Setelahnya, para pabrikan bisa mempertimbangkan semua kemungkinan. Bakal penting bagi pabrikan lain untuk bergabung, dan BMW adalah pabrikan yang sangat penting," ungkap pria berusia 77 tahun asal Spanyol ini.
Tak Harus Buru-Buru Ambil Keputusan

Lewat Motorsport Espana pada Rabu (27/3/2024), Flasch juga mengakui diskusi dengan Dorna sudah dimulai. Diskusi ini utamanya membahas regulasi baru. Pria asal Austria tersebut juga sepakat bahwa 2027 adalah waktu yang lebih tepat bagi BMW untuk bergabung ke MotoGP.
"Kami melakukan kontak dengan Dorna dan kami membicarakan regulasi. Ini bagian dari evaluasi kami. 2027 bakal jadi waktu yang jelas untuk mulai. Namun, ini tak membebani kami untuk ambil keputusan," tutur Flasch, yang juga yakin BMW tetap harus menghitung untung-rugi partisipasi MotoGP.
"Kunci keputusan kami adalah meyakinkan gagasan ini kepada orang-orang. Analisa strategis bakal diperlukan. Biaya adalah satu aspek. Jenama adalah hal lain. Jika analisa ini meyakinkan dan dapat dukungan internal, maka keputusan tak tergantung pada CEO BMW Motorrad," tutupnya.
Sumber: GPOne, Motorsport Espana
Baca juga:
Pramac Nggak Sabar Stop Rumor Pisah dari Ducati, Klaim Kontrak Baru Sudah Disepakati
Liberty Media Heran MotoGP Tak Sepopuler Formula 1: Tak Perlu Diubah, Justru Harus Lebih Dikenal
Formula 1 Sudah Hapus Grid Girls, Akankah Liberty Media Hapus Umbrella Girls di MotoGP?
Tak Tiru Formula 1, Liberty Media Belum Mau Bikin 'Drive to Survive' Versi MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














