Dovizioso Akui Tak Siap Lakukan Manuver 'Gila' di Austria
Anindhya Danartikanya | 12 Agustus 2019 11:35
Bola.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, mengaku sama sekali tak berniat untuk bertarung sengit dengan Marc Marquez sampai tikungan terakhir dalam MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (11/8/2019). Meski begitu, rider Italia ini justru melakukannya dan mengulang sukses serupa pada 2017 lalu.
Dovizioso dan Marquez memang menjalani aksi saling salip sepanjang balapan, terutama dalam tiga lap terakhir. Dovizioso pun melewati Tikungan 9 dengan baik, berada di sisi dalam dan akhirnya mampu menyalip Marquez di tikungan terakhir, sekaligus mempertahankan status Ducati sebagai penguasa Red Bull Ring.
Meski begitu, Dovizioso mengaku sempat takut bertarung dengan Marquez karena merasa tak nyaman sepanjang balapan. Meski melaju di depan, rider 33 tahun ini mengaku harus ngotot mencari limit performa, namun juga harus menghemat ban di area pengereman.
Salah Satu Kemenangan Terbaik

"Saya tak mempersiapkan diri. Itu bukan tikungan yang cocok untuk gaya balap dan motor saya. Tapi memang banyak yang terjadi dalam balapan ini. Jika ngotot 100%, sulit berhati-hati pada pengereman, dan Anda tak mau mengerem terlalu lambat karena sangat mudah melakukan kesalahan," ujarnya kepada Crash.net.
Walau tak punya kecepatan sebaik Marquez dan Honda, Dovizioso yang pakai ban belakang lunak memiliki grip yang lebih baik pada akhir balapan, ketimbang Marquez yang pakai ban medium. Ia mengaku Marquez lebih baik dalam pengereman, namun grip yang lebih baik membuatnya bisa bertahan.
"Ini kemenangan terbaik, atau salah satu yang terbaik, karena kami tak punya kecepatan yang sama dengan Marc sebelum balapan. Jadi kami memang butuh strategi untuk menempelnya. Dengan grip lebih, saya bisa bertahan dengannya dan melakukan hal gila itu di tikungan terakhir," ungkapnya.
Sempat Legawa Jika Finis Kedua
Dovizioso pun mengaku sempat legawa bila harus finis kedua di belakang Marquez, namun fakta bahwa dirinya melaju di Tikungan 9 lebih baik, ia jadi lebih percaya diri bisa menyalip Marquez di tikungan berikutnya.
"Saya tak siap, tapi melewati Tikungan 9 dengan sempurna. Jadi saya ada di sisi dalam dan saya pikir jika gagal, maka finis kedua tak masalah. Tapi saya mengerem dengan tepat. Saya sangat senang untuk Ducati, karena kami butuh kemenangan ini. Ini akan jadi energi bagi kami untuk masa depan," pungkasnya.
Ini adalah kemenangan Dovizioso yang ke-14 sepanjang kariernya di MotoGP. Meski masih duduk di peringkat kedua pada klasemen pebalap, ia telah mengoleksi 172 poin, tertinggal 58 poin dari Marquez. Mereka akan kembali berjumpa di MotoGP Silverstone, Inggris, 23-25 Agustus nanti.
(Crash.net/Anindhya Danartikanya)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















