Dovizioso: Hasil Austin Bukti Marquez Manusia Biasa
Anindhya Danartikanya | 23 April 2019 13:15
Bola.net - - Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso meyakini bahwa hasil gagal finis yang diperoleh Marc Marquez di MotoGP Austin, Texas dua pekan lalu merupakan bukti bahwa rider Repsol Honda tersebut bisa dikalahkan. Hal ini dinyatakan Dovizioso dalam wawancaranya bersama Sky Sport.
Marquez, yang tak terkalahkan di Austin sejak 2013, gagal finis untuk pertama kalinya usai terjatuh pada Lap 9, yakni saat ia memimpin balapan dan unggul 3,5 detik dari Valentino Rossi. Dovizioso sendiri berhasil finis keempat, hasil yang ia nilai baik mengingat Austin biasanya tak bersahabat dengannya.
"Marc menjalani dua seri pertama dengan performa yang sangat kuat dan kami meraih hasil baik di 'rumah'-nya di Texas. Untuk perebutan gelar, ini membantu semua orang, dan membuktikan bahwa ia manusia biasa dan bisa dikalahkan. Saya yakin musim ini bakal berjalan berbeda dari dua tahun belakangan, dengan lebih banyak rider memperebutkan gelar," ujar Dovizioso.
Tekad Pertahankan Posisi Klasemen
Saat ini, rider Italia tersebut tengah menduduki puncak klasemen pebalap dengan koleksi 54 poin, unggul tiga poin dari Rossi dan lima poin dari Marquez. Dovizioso pun bertekad mempertahankan peringkat tersebut di Jerez, Spanyol pada 3-5 Mei mendatang.
"Sensasi motor kami lebih baik ketimbang tahun lalu, dan ini sangat penting. Soal koleksi poin, kami memang ada di puncak klasemen, tapi apa pun bisa terjadi. Saya berharap bisa tampil sangat kompetitif di Jerez, tapi saya juga yakin para rival juga bakal sangat cepat," ungkapnya.
Usung Ekspektasi Tinggi
Dovizioso juga percaya diri menghadapi balapan di Jerez, di mana ia yakin bisa tampil lebih kompetitif daripada tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu, ia bahkan berpotensi finis kedua, sebelum mengalami tabrakan kontroversial dengan Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa di Tikungan 6 pada Lap 18.
"Tahun lalu, harusnya kami bisa finis kedua. Jadi kali ini saya punya ekspektasi tinggi. Tiap musim punya kisah berbeda, apalagi trek Jerez baru diaspal ulang dan semua ini bakal berpengaruh. Tapi saya merasa positif. Dulu Jerez dan Valencia adalah mimpi buruk, kini tidak. Tahun lalu saya menang di Valencia, dan kompetitif di Jerez meski tak beruntung. Kami bisa ikut 'bermain'," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jamu Ipswich Town, Menang Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 16:30
-
Rafael Leao Pamit Pergi dari AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 16:00
-
Wow! Enzo Fernandez Selangkah Lebih Dekat Gabung Manchester City
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 15:30
-
Manchester City Intip Peluang Pulangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Agustus 2026, 13:32
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 29 Agustus 2026, 13:30
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 13:28
-
Erling Haaland Kembali Jadi Mimpi Buruk Crystal Palace
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 12:10
-
Ruben Amorim Puji Goncalo Ramos Usai Cetak Gol Perdana untuk AC Milan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 11:09
-
Menang atas Venezia, Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Punya Banyak Pekerjaan
Liga Italia 29 Agustus 2026, 10:29
-
Rapor Pemain Manchester City vs Crystal Palace: Cherki dan Haaland Menggila
Liga Inggris 29 Agustus 2026, 09:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51









