Ducati Heran Rival Layangkan Protes Tepat di MotoGP Qatar
Anindhya Danartikanya | 15 Maret 2019 15:55
Bola.net - - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti mengaku heran mengapa Aprilia, Honda, KTM, dan Suzuki baru melayangkan protes soal winglet pada swingarm Desmosedici GP19 di pekan balap MotoGP Qatar akhir pekan lalu, mengingat mereka sudah menggunakan perangkat ini dalam uji coba pramusim di tempat yang sama pada 23-25 Februari lalu.
Ducati menyatakan bahwa winglet yang tertempel pada swingarm tiga motor Desmosedici GP19 di Qatar sekadar berfungsi mendinginkan ban belakang demi menghindari overheating, namun empat pabrikan pemrotes meyakini bahwa perangkat itu juga berfungsi menghasilkan tambahan downforce dan menyalahi regulasi teknis yang ada.
"Mungkin kami naif, tapi saya kecewa karena saya yakin ada cara dan waktu lain untuk menghadapi masalah ini. Semua orang tahu soal winglet kami, karena kami memakainya dalam uji coba. Jadi sejatinya ada banyak waktu untuk bereaksi dengan cara lain tanpa melakukan protes," ujar Ciabatti dalam wawancaranya bersama GPOne.
Prihatin Pabrikan Lain Tak Inovatif

Keluhan dari rival sejatinya bukan hal baru bagi Ducati, mengingat pada 2016 lalu mereka juga mendapat kritik tajam soal inovasi winglet pada fairing mereka. Ciabatti pun menyebut ada kemungkinan bahwa para rival merasa tertekan karena Ducati selalu berpikiran terbuka soal beberapa hal teknis, termasuk sektor aerodinamika.
"Kami berpikiran terbuka soal beberapa topik, seperti aerodinamika, yang tadinya juga tak kami hiraukan sampai mencobanya sendiri. Kita ada kejuaraan di mana para pesertanya ingin bereksperimen mencari solusi inovatif, dan saya ragu hal-hal macam ini harus 'dihukum' bila sesuai regulasi. Saya turut prihatin jika pabrikan lain tak memikirkan solusi-solusi tertentu," ungkapnya.
Ciabatti juga menyayangkan protes ini diajukan usai balapan berakhir, di mana Andrea Dovizioso meraih kemenangan. Padahal Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge sudah menyerahkan surat edaran soal regulasi teknis pada 2 Maret. "Saya hanya bisa bertanya-tanya mengapa mereka harus menunggu sampai balapan dimulai untuk mengajukan protes, padahal sebelumnya ada satu pekan untuk melakukannya," tuturnya.
Tegaskan Fungsi MSMA
Ciabatti juga meyakini bahwa keluhan-keluhan mengenai regulasi teknis semestinya tak harus melibatkan FIM MotoGP Stewards dan MotoGP Court of Appeal, mengingat para pabrikan peserta biasanya berdiskusi dengan tenang dan damai dalam pertemuan-pertemuan Asosiasi Pabrikan (MSMA).
"Beberapa hal memang selalu tak menyenangkan, karena mereka 'merebut' kesenangan orang usai meraih hasil penting, dan karena mereka melakukan protes usai balapan, serta menciptakan kontroversi yang mungkin tak kami butuhkan. Dalam situasi ini, kamilah yang 'menderita'. Yang bisa kami katakan adalah, ada MSMA, dan kami harus memanfaatkan badan ini lebih sering dan lebih baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12

















