'Ducati Kini Garang di MotoGP Berkat Kerja Keras Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso'
Anindhya Danartikanya | 29 Agustus 2023 12:00
Bola.net - Crew chief Pecco Bagnaia di Ducati Lenovo Team, Cristian Gabarrini, yakin kecanggihan dan level performa yang ditunjukkan Desmosedici di MotoGP saat ini diraih berkat Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Menurutnya, keduanya meninggalkan jejak-jejak penting di Ducati.
Dovizioso membela Ducati sejak 2013, saat pabrikan Italia itu berada dalam masa kelam. Ia bekerja sama dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, merakit ulang Desmosedici. Lorenzo pun bergabung pada 2017. Meski hanya dua musim membela Tim Merah, ia memberi pengaruh besar.
Para rider Ducati pasca era Dovizioso-Lorenzo juga yakin kedua rider ini sangat berjasa, salah satunya Bagnaia, yang menjuarai MotoGP 2022. Lewat kanal YouTube Giovanni Zamagni, Gabarrini mengaku yakin keunggulan-keunggulan Dovizioso-Lorenzo kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Bagnaia.
Pecco Bagnaia Mirip Jorge Lorenzo

"Saya sangat mengagumi Dovi, tapi Pecco lebih sensitif. Pecco lebih tergantung pada hal-hal tertentu, bisa dibilang begitu. Menurut saya, Dovi lebih baik di beberapa area lain, sementara Pecco selalu membidik kemenangan," ujar 'Gaba' seperti yang dikutip MotoGP.com, Senin (28/8/2023).
"Saya juga melihat ini pada Jorge. Pecco dan Jorge mencoba memberikan yang terbaik dengan cara yang ekstrem. Sungguh, Pecco benar-benar sensitif pada semua aspek: aerodinamika, sasis, mesin... dan seringnya, komentar-komentarnya bikin kami terkagum-kagum," ungkap pria asal Italia ini.
Gabarrini juga menyatakan, meski dianggap sebagai salah satu rider tengil di MotoGP, Lorenzo sejatinya justru punya semangat kerja tim yang oke. Ia juga menyebut masukan Lorenzo selalu jitu untuk kemajuan performa motor. Hanya saja, lima kali juara dunia itu lebih blak-blakan dalam memberikan opini.
Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso Bekerja dengan Baik

"Jorge mungkin terkesan arogan, tapi sejatinya justru kebalikannya. Ia tidak punya filter. Ia mengatakan apa yang ia pikirkan, tetapi seringnya pikirannya sangat teknis," ungkap Gabarrini soal Lorenzo, yang sayangnya baru menang bersama Ducati pada 2018 usai kedua pihak memutuskan berpisah.
"Menurut saya, ia layak dapat gelar dunia dengan Ducati. Saya harus bilang banyak hal yang kami punya di motor kami saat ini adalah potongan dari ide dan masukan Jorge. Ia bekerja dengan baik, bersama Andrea," tutup pria yang juga pernah jadi crew chief Casey Stoner dan Jack Miller ini.
Dovizioso sendiri berpisah dengan Ducati pada akhir 2020, usai jadi runner up pada 2017, 2018, 2019 usai melawan Marc Marquez dalam perebutan gelar dunia. Kini Lorenzo dan Dovizioso sama-sama sudah pensiun. Lorenzo gantung helm pada akhir 2019, sementara Dovizioso pada pertengahan 2021.
Sumber: Kanal YouTube Giovanni Zamagni, MotoGP
Baca juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30
LATEST UPDATE
-
Galatasaray vs Liverpool: Mengapa Alisson Becker Absen?
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:23
-
Bersinar di Newcastle, Sandro Tonali Dapat Restu Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 04:22
-
21 Pemain Liverpool untuk Melawan Galatasaray: Tanpa Alisson dan Chiesa
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:07
-
Patrice Evra Sebut Sosok Manajer Ideal untuk Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 00:19















