Ducati: Wajar Bila Kami Hentikan Kerja Sama dengan Lorenzo
Anindhya Danartikanya | 17 Juli 2019 10:25
Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan pihaknya akan mempertahankan Jorge Lorenzo andai diskusi soal masa depan kolaborasi mereka dilakukan usai pekan balap MotoGP Mugello, Italia, dan Catalunya, Spanyol, yakni dua balapan yang dimenangi Lorenzo secara beruntun tahun lalu.
Mulai bekerja sama pada awal 2017, Lorenzo dan Ducati tak segera cocok pada 1,5 musim perdana, hingga kedua belah pihak berusaha mencari pengganti untuk 2019: Lorenzo saling lirik dengan Repsol Honda, sementara Ducati berdiskusi dengan Danilo Petrucci, yang saat itu masih membela Pramac Racing.
Peristiwa ini terjadi dalam pekan balap Le Mans, Prancis, dua pekan sebelum balapan di Mugello. Dalam pekan balap itu, Lorenzo hanya finis keenam, sementara Petrucci finis kedua. Saat itu, Lorenzo juga tertinggal 38 poin dari Petrucci. Situasi ini membuat kedua pihak sepakat bahwa melanjutkan kerja sama bukanlah opsi terbaik.
"Dengan Jorge, masalahnya ia butuh 1,5 musim untuk tampil kompetitif. Seperti yang diketahui, menggaet Jorge adalah investasi yang sangat penting, dan dalam mengevaluasi performa pebalap, Anda juga harus mengevaluasi hasilnya, apalagi jika mengingat bayaran mereka. Ini logis, bukan?" ujar Ciabatti via Motorlunews.
Keputusan Berdasar Situasi Le Mans 2018
Ciabatti tak memungkiri Ducati memang punya asa tinggi pada Lorenzo, mengharapkannya langsung meraih gelar atau setidaknya ikut memperebutkannya langsung pada tahun pertama.
Menurut Ciabatti, merupakan hal yang wajar dan bisa dimaklumi apabila Ducati berusaha mencari opsi lain saat melihat ketimpangan performa yang mencolok antara Lorenzo dan dua rider Ducati lainnya, yakni tandemnya sendiri, Andrea Dovizioso, dan juga Petrucci sebelum Mugello.
"Saya rasa sangat bisa dipahami bahwa pada suatu momen kami ingin melakukan hal berbeda. Inilah yang terjadi. Keputusan diambil usai Le Mans, dan Anda tahu sendiri di mana Jorge saat di itu. Usai Le Mans, sudah diputuskan sungguh tak positif baginya dan bagi kami untuk meneruskan kerja sama," ungkap Ciabatti.
Apa yang Terjadi, Terjadilah
Pria asal Italia ini pun tak malu-malu menyatakan pihaknya 100% akan mempertahankan Lorenzo jika keputusan diambil usai dua kemenangan beruntunnya di Mugello dan Catalunya. Meski begitu, ia menyebut kini sudah tak ada gunanya lagi berandai-andai.
"Jika kini Anda bertanya pada saya: 'Apakah kau akan mengambil keputusan usai Jorge memenangi Mugello dan Barcelona?' Saya akan memberi jawaban yang benar-benar jujur: 'Tentu saja!' Tapi ada kalanya Anda harus ambil keputusan tegas. Saat itu, apa yang terjadi, terjadilah," pungkas Ciabatti.
Usai hengkang dari Ducati, Lorenzo benar-benar bergabung dengan Repsol Honda dan bertandem dengan Marc Marquez. Disebut-sebut sebagai Dream Team karena kedua ridernya mengoleksi total 12 gelar dunia, Repsol Honda tengah menanti kebangkitan Lorenzo, yang saat ini masih kesulitan beradaptasi dengan RC213V.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23













