Ducati Yakin Marc Marquez ke Gresini Dekati Kenyataan: Tak Ada Kursi Kosong Lain
Anindhya Danartikanya | 26 September 2023 11:27
Bola.net - MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi pada 29 September-1 Oktober 2023 menjadi momen krusial bagi masa depan Marc Marquez. Dalam sepekan ini, ia akan bertemu dengan para pimpinan Honda Racing Corporation (HRC) untuk membicarakan kelanjutan kerja sama mereka di MotoGP pada 2024.
Marquez memang masih terikat kontrak dengan HRC sampai akhir 2024. Namun, seperti yang ia katakan sendiri usai tes Misano pada 11 September 2023, ada tiga opsi yang akan ia pertimbangkan untuk musim depan. Uniknya, salah satunya diduga opsi pindah ke Ducati lewat Gresini Racing.
Marquez menyatakan, periode antara MotoGP India dan Jepang akan jadi momen dirinya menentukan opsi mana yang akan ia pilih. Di sela kesibukannya di India pada Sabtu (23/9/2023), Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, juga mengonfirmasi adanya pembicaraan antara Marquez dan Gresini.
Ducati Corse Tidak Ikut Campur

"Sejauh langkah yang diambil Gresini, tampaknya mereka punya kans dan mereka menunggu keputusan Marc. Namun, saya lihat Marc sangat cepat di sini bersama Honda. Kami dengar apa yang Anda dengar. Jadi, Marc akan bicara dengan manajemen Honda di Jepang dan mengambil keputusan," ujar Ciabatti via MotoGP.com.
Meski begitu, pria asal Italia ini menegaskan bahwa pembicaraan soal potensi kolaborasi tersebut murni terjadi antara Marquez dan Gresini saja, tanpa campur tangan Ducati Corse. Ciabatti secara tegas menyatakan bahwa hanya ada empat rider yang terikat kontrak langsung dengan pabrikannya.
Mereka adalah Pecco Bagnaia, Enea Bastianini, Jorge Martin, dan Franco Morbidelli. "Ini sesuatu yang tergantung pada Marc sendiri dan tim [Gresini]. Kami sebagai Ducati, terkontrak dengan empat rider, masing-masing dua di Lenovo dan Pramac. Titik," ungkap Ciabatti.
Gresini Satu-satunya Kursi yang Masih Kosong

Meski Marquez dan Gresini kompak menolak berkomentar soal hal ini, Ciabatti sangat yakin bahwa opsi ini memang nyata. Pasalnya, kursi di Gresini adalah satu-satunya kursi yang masih kosong untuk 2024. Menurutnya, tak ada opsi yang lebih masuk akal dari itu.
"Inilah yang kami dengar. Saya rasa semua orang sudah tahu. Maksud saya, tak ada pilihan lain yang tersisa. Itu satu-satunya motor yang tak punya pembalap dan Marc sendiri bilang ia punya tiga opsi," tutur Ciabatti.
"Saya tak tahu apa saja opsi itu. Satu jelas bertahan di Honda, yang dua lagi, kita hanya bisa menebak. Jadi, jangan tanya saya lagi. Anda harus tanya Marc dan Gresini soal apa yang terjadi. Kami sendiri tak melakukan negosiasi apa pun," tutupnya.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
Podium di Depan Mata Raib, Marc Marquez Malah Dapat Semangat Baru dari India
Kembalinya Joan Mir: Akhiri Nestapa Bareng Repsol Honda, Finis Kelima di India
Kargo MotoGP Mulai Berdatangan di Indonesia, Siap Diantar ke Sirkuit Mandalika
Kalah Duel di Lap Terakhir MotoGP India, Fabio Quartararo Happy Akhirnya Podium Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











