Eksperimen Maverick Vinales Tak Terbayar di MotoGP Austria
Anindhya Danartikanya | 12 Agustus 2019 13:18
Bola.net - Paham bahwa Sirkuit Red Bull Ring bakal membuat performa Yamaha rumit, rider Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales pun melakukan sebuah eksperimen pada area setup dalam balapan MotoGP Austria pada Minggu (11/8/2019). Hal ini ia nyatakan kepada Crash.net usai finis di posisi kelima.
Start keempat, Vinales melorot ke posisi keenam pada lap pertama, ia bahkan tersalip Alex Rins (Suzuki) pada lap berikutnya. Meski begitu, rider 24 tahun ini membalas pada Lap 6, dan naik ke posisi kelima usai rider Pramac Racing, Jack Miller terjatuh pada Lap 8. Ia pun mempertahankan posisi tersebut sampai finis.
Vinales mengaku mencoba setup berbeda pada motor YZR-M1 miliknya, yakni memakai geometri motor yang lebih pendek, yakni setup yang biasa ia pakai dalam kondisi basah, di mana grip lintasan juga rendah. Hal ini ia lakukan demi mencari solusi dari masalah grip yang dialami Yamaha sejak 2017 lalu.
Tak Menyesal Coba-Coba
"Kami pakai setup berbeda, mungkin bukan yang terbaik, tapi kami harus mengeksplorasi area itu. Saya pakai geometri untuk kondisi basah, yakni motor yang lebih pendek. Dengan grip (Sabtu) rasanya baik, tapi tanpa grip ban saya jadi overheat, spin, dan hancur. Jadi kami takkan pakai setup itu lagi," ujarnya.
Meski yakin hasil balapnya bakal lebih baik jika pakai setup yang normal untuk kondisi kering, Vinales sama sekali tak menyesal bereksperimen dengan motornya. Ia mengaku bahwa mencoba berbagai hal, suka tak suka, memang harus dilakukan demi mengatasi masalah.
"Kadang kami harus coba beberapa hal yang mungkin tak kami sukai, karena hasilnya lebih buruk. Jika kami tak berubah, motor kami takkan mengalami perbaikan. Hasil Yamaha di sini baik, yakni finis ketiga, keempat dan kelima, tapi belum cukup. Marc dan Dovi ada di level lain," ungkapnya.
Nantikan Uji Coba Misano
Juara dunia Moto3 2013 ini pun menyatakan bahwa YZR-M1 sudah memiliki pondasi yang baik, jaminan kompetitif asal mendapatkan grip yang baik. Sebaliknya, dalam kondisi dengan grip rendah, motor ini justru sulit tampil garang. Atas alasan ini, Vinales tak sabar menanti uji coba Misano akhir bulan ini.
"Motor kami baik, sasisnya sangat bagus. Jika ada grip, kami bisa melakukan apa pun. Tapi kami juga harus paham cara bekerja tanpa grip. Kami akan pergi ke Misano, di mana gripnya sangat rendah. Jadi saya harus coba, apakah kami bisa dapat grip dengan cara ini. Tapi ternyata cara ini tak tepat," pungkasnya.
Vinales, yang finis tepat di belakang Fabio Quartararo dan Valentino Rossi, kini melorot ke peringkat keenam pada klasemen pebalap MotoGP dengan koleksi 102 poin. Ia hanya tertinggal satu poin dari Rossi di peringkat kelima, dan hanya unggul 10 poin dari Quartararo di peringkat ketujuh.
Sumber: Crash.net
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






