Enea Bastianini Sempat Heran Ducati Lebih Pilih Marc Marquez Ketimbang Jorge Martin, Tapi Kini Berubah Pikiran
Anindhya Danartikanya | 8 Agustus 2025 15:08
Bola.net - Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Enea Bastianini, sempat meyakini langkah Gigi Dall'Igna memilih Marc Marquez sebagai rider Ducati Lenovo Team MotoGP pada 2025 merupakan keputusan yang aneh. Namun, ia berubah pikiran setelah melihat betapa tangguhnya sang delapan kali juara dunia di atas motor Desmosedici GP25.
Bastianini membela Ducati Lenovo Team pada 2023 dan 2024, tetapi ia dirundung banyak cedera parah pada 2023 sehingga sulit konsisten melaju di papan atas. Ketika pulih pada 2024, ia pun berpotensi dipertahankan pada 2025, tetapi harus bersaing ketat dengan Jorge Martin dan Marquez dalam berebut kursi Tim Merah.
Bastianini sempat serius dipertimbangkan pada awal 2024, tetapi semuanya batal setelah ia mengalami kendala di sesi kualifikasi Seri Prancis, di mana ia start dari posisi 10 meski berhasil finis keempat dalam kedua balapan. Hal ini ia nyatakan dalam siniar 'Mig Babol' milik anak didik Valentino Rossi, Andrea Migno, pada Kamis (7/8/2025).
Harapan Sirna Gara-Gara Kehabisan Bensin

"Harapanku bertahan di Ducati sirna di Le Mans, karena sayangnya aku kehabisan bahan bakar di kualifikasi. Saat itu aku mencatatkan helm merah (catatan tercepat di sektor sirkuit), harusnya bisa start dari depan. Namun, aku justru harus start dari belakang meski punya ritme yang baik dan bisa memperebutkan kemenangan," curhat 'Bestia'.
Kacaunya kualifikasi Bastianini di Prancis kala itu memang cukup krusial bagi masa depannya, mengingat Ducati biasanya menggunakan enam seri pertama untuk mengevaluasi kontrak para pembalapnya. Alhasil, kontrak juara dunia Moto2 2020 ini akhirnya tak diperpanjang.
Namun, Bastianini mengaku jauh lebih kaget ketika Ducati lebih memilih Marquez ketimbang Martin. Padahal, kala itu Martin jelas-jelas jauh lebih konsisten melaju di depan dan dalam perjalanan merebut gelar dunianya dengan Prima Pramac Racing. Menurut Bastianini, keputusan Dall'Igna sebagai General Manager Ducati Corse cukup aneh.
Pilihan Gigi Dall'Igna Terbukti Tepat
"Itu adalah balapan-balapan yang menentukan pilihan Ducati, tetapi kemudian Gigi datang dengan keputusan memilih Marc. Sudah jelas hanya sedikit orang yang menyangka hal ini, karena Jorge menjalani musim yang luar biasa dan selalu melaju di depan," ungkap pembalap Italia berusia 27 tahun itu.
Meski begitu, kini Bastianini benar-benar memahami mengapa Dall'Igna dan Ducati lebih memilih Marquez. Sebab, pembalap Spanyol itu mampu tampil jauh lebih dominan dari rider Ducati lainnya. Dalam 12 seri pertama, ia sudah meraih 11 kemenangan Sprint dan 8 kemenangan Grand Prix, memuncaki klasemen dengan 381 poin.
"Pilihan ini mungkin terlihat sangat aneh dari sisi Gigi, tetapi sudah jelas sekarang kita tak bisa bilang apa-apa kepadanya, karena Marc memang sangat tangguh. Namun, aku tidak ada apa-apa juga dengannya (Dall'Igna). Hubungan kami tetap berjalan mulus tanpa masalah, dan kami mengakhiri musim (2024) dengan cara terbaik," pungkasnya.
Sumber: Mig Babol
Baca Juga:
- Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Dunia Ke-9 di 'Rumah' Valentino Rossi, Butuh Berapa Poin Lagi?
- Sirkuit Mandalika Mulai Berbenah demi Sambut MotoGP Indonesia 2025, Apa Saja Persiapannya?
- Toprak Razgatlioglu Bisa Jajal Yamaha M1 Sebelum Tes Pascamusim MotoGP 2025 di Valencia
- 3 Pembalap MotoGP yang Dirayu Pindah ke WorldSBK 2026, Tawarannya Nggak Main-Main!
- Lewis Hamilton Tegaskan Masih Cinta Balapan Meski Frustrasi Lihat Performa Ferrari di Formula 1 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Big Match Inter vs Juventus: Gianluca Zambrotta Minta Bianconeri Matikan Dimarco
Liga Italia 15 Februari 2026, 00:36
-
Man of the Match Man City vs Salford City: Rayan Cherki
Liga Inggris 15 Februari 2026, 00:13
-
Hasil Man City vs Salford City: Gol Debut Marc Guehi Bawa Citizens ke 16 Besar FA Cup
Liga Inggris 15 Februari 2026, 00:02
-
Hasil Bremen vs Bayern: Brace Harry Kane Bawa Die Roten Semakin Nyaman di Puncak Klasemen
Bundesliga 14 Februari 2026, 23:39
LATEST UPDATE
-
Proliga 2026: Kemenangan di Bojonegoro, Langkah Awal Bandung BJB Tandamata Menuju Sentul
Voli 15 Februari 2026, 16:38
-
Live Streaming Arsenal vs Wigan Athletic - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 15 Februari 2026, 16:30
-
Proliga 2026: Garuda Jaya Tumbang, Bhayangkara Presisi Kukuh di Bojonegoro
Voli 15 Februari 2026, 16:21
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs PSBS Biak 16 Februari 2026
Bola Indonesia 15 Februari 2026, 14:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00










