Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi Patah Hati di MotoGP Jerman, Tapi Tetap Happy Karena Kompetitif
Anindhya Danartikanya | 14 Juli 2025 14:27
Bola.net - Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi terpaksa 'patah hati' usai sama-sama gagal finis akibat kecelakaan di Tikungan 1 Sachsenring dalam MotoGP Jerman 2025, Minggu (13/7/2025). Uniknya, keduanya juga pulang ke Italia dengan rasa puas atas performa mereka yang terbukti kompetitif.
Start dari pole, Marc Marquez langsung memimpin dan tak terjamah sampai finis. Di lain sisi, Bezzecchi melakukan holeshot dan melaju di posisi kedua, tetapi segera tersalip oleh Giannantonio pada Lap 2. Posisi tiga besar pun tak berubah sampai Lap 18, di mana Giannantonio jatuh di Tikungan 1.
Insiden 'Diggia' membuat Bezzecchi naik ke posisi kedua, tetapi ia dapat giliran kecelakaan di tikungan yang sama pada Lap 21 dan gagal finis. Keduanya pun kompak merasa kecewa karena gagal merebut podium setelah menunjukkan performa yang kuat sepanjang akhir pekan.
Fabio Diggia Janji Bakal Lebih Kuat di Balapan Berikutnya

Lewat program 'After The Flag' di MotoGP.com, Giannantonio pun mengaku sudah berusaha mengerahkan yang terbaik demi menyabet trofi. Namun, harapannya sirna setelah ban depannya selip di Tikungan 1. Beruntung, meski mengalami kecelakaan hebat, ia lolos dari cedera.
"Saya sangat ingin finis dengan cara yang hebat, seperti yang saya coba. Saya ingin menciptakan ritme. Saya sempat melakukannya. Saya mencoba sedikit ngotot, untuk membuat jarak dari Bez, tapi ban depan saya selip. Kecelakaan itu besar di gravel, tetapi saya baik-baik saja," curhatnya.
"Kami harus mengambil hal positifnya. Kami cepat, kami di depan. Saya rider terdekat dengan Marc, yang tidak terjangkau di sini. Ini berarti kami makin kuat. Kami harus merasa supersenang, dengan senyuman besar, dan kami akan kembali lebih kuat di Brno," lanjut rider berusia 26 tahun ini.
Marco Bezzecchi Lakukan Kesalahan Gara-Gara Kurang Ngotot

Bezzecchi juga mengakui melakukan kesalahan di pengereman. Lewat GPOne, ia menyatakan dirinya mengerem dengan cara yang sama seperti lap pembuka, tetapi tidak terlalu agresif. Sekalinya ban depan dan belakang melaju sejajar, ia mengalami understeer tepat di titik aspal tikungan pertama melaju turun.
"Saya jelas kecewa pada diri sendiri, meski ini bisa terjadi dalam balapan macam itu, di mana Anda tak bisa ngotot sepanjang waktu. Ban dan motor ini, segalanya dibuat untuk mencapai limit performa. Ketika Anda tak melakukannya, mudah bikin kesalahan. Jika melihat ke belakang, seharusnya saya tetap mengerem agresif," tuturnya.
"Saya senang atas akhir pekan ini. Performa saya hari ini lebih baik dari dugaan. Marc melenggang, tetapi saya mengejar Diggia sebelum ia terjatuh, dan mengendalikan jarak di depan Alex. Saya pun puas. Tim saya bekerja luar biasa seperti biasa, dan saya mengalami kemajuan. Kami akan coba mulai lagi dari sini," pungkas 'Bez'.
Sumber: MotoGP, GPOne
Baca Juga:
Marc Marquez Kaget Langsung Dominasi MotoGP 2025, Sempat Waspadai Pecco Bagnaia Bakal Jadi Rival Terberat
Lampaui Rekor Kemenangan Giacomo Agostini, Marc Marquez: Inilah Hasil Bersenang-senang
Hanya 10 Pembalap Finis di MotoGP Jerman 2025, Ini Daftar Balapan dengan Finisher Paling Sedikit dalam Sejarah
Potret Aksi Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa Bikin Bangga Indonesia di Red Bull Rookies Cup Jerman 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
-
Manchester United Bisa Dapat 2 Gelar Premier League jika Trofi Manchester City Dicabut
Liga Inggris 26 September 2026, 16:31
-
Rodri Percaya Manchester City Tidak Bersalah dalam Kasus Pelanggaran Finansial
Liga Inggris 26 September 2026, 16:01
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Cedera Terbaru Kylian Mbappe Soroti Riwayat Kebugarannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 September 2026, 22:34
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Menang Tipis atas Filipina
Tim Nasional 26 September 2026, 22:09
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
-
4 Klub Premier League Bisa Tuntut Manchester City, Nilai Kompensasinya Tembus Rp4 Triliun
Liga Inggris 26 September 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



