Fabio Quartararo Kerja Bareng Psikolog Agar Tak Terlena Seperti MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 21 April 2021 08:22
Bola.net - Generasi pembalap muda MotoGP tampaknya memang semakin menyadari kesehatan mental mereka tak kalah penting dari kesehatan fisik. Fabio Quartararo salah satunya. Melihat kiprah dan emosinya yang naik turun di MotoGP 2020, pembalap Monster Energy Yamaha ini pun bekerja dengan psikolog menjelang 2021.
Tahun lalu, Quartararo tampil menggebrak dengan tiga kemenangan, yang dua di antaranya ia raih secara beruntun di Jerez. Ia memimpin klasemen dalam sembilan seri pertama, tapi performanya angin-anginan dan ia kerap emosional saat situasi tak berjalan baik, hingga terjun bebas ke peringkat kedelapan pada akhir musim.
Sikap emosional El Diablo ini pun kerap mendapatkan kritik tajam dari tim dan penggemarnya. Alhasil, ia pun memutuskan untuk bekerja dengan psikolog sepanjang musim dingin lalu, demi menghadapi musim 2021 lebih tenang. Apalagi kini ia membela tim pabrikan, yakni kans emas yang tak boleh ia sia-siakan.
Latihan Psikis Sangat Berpengaruh

Kepada MotoGP.com, Senin (19/4/2021), Quartararo pun merasakan efek positifnya. "Secara mental, pada masa pramusim saya bekerja dengan baik bersama psikolog. Saya merasa semua latihan yang ia berikan kepada saya sangat baik dan membantu saya tenang. Jadi, saya senang atas persiapan saya pada masa pramusim," ujarnya.
Hal ini pun terbukti dari performa apiknya di tiga balapan perdana tahun ini. Dalam Seri Qatar, ia start kedua dan finis kelima. Dalam Seri Doha, ia dapat acungan jempol karena menang usai dapat tekanan dari para rivalnya. Dalam Seri Portimao, ia makin dipuji-puji karena tak gegabah meski tempat tertinggal, dan akhirnya menang.
Quartararo pun menyatakan bahwa ia bagaikan orang yang berbeda ketika memasuki musim ini. Namun, ia ogah membiarkan dirinya terlena lagi atas dua kemenangan gemilang ini. Ia yakin akan lebih banyak tantangan berat yang harus ia hadapi di depan, dan para rivalnya juga pasti makin terlecut untuk mengalahkannya.
Tak Mau Terlena Hanya Karena Pimpin Klasemen
"Saya merasa sangat berbeda. Ketika Anda memenangi dua balapan pertama secara beruntun dengan keunggulan empat detik, Anda merasa momentum baik akan dimulai dan berlanjut. Tapi yang lain juga bekerja keras demi mengalahkan Anda, mencoba mengambil alih tempat Anda," ungkap pembalap Prancis ini.
Atas alasan ini pula, Quartararo juga tak mau terlalu ambisius membidik gelar dunia, apalagi musim ini baru berjalan tiga balapan. Ia mengakui musim lalu dirinya kelewat bahagia memimpin klasemen, namun kini dirinya sudah belajar lebih dewasa dalam menyadari fakta dirinya ada di puncak klasemen.
"Saat ini saya hanya memikirkan balapan demi balapan. Saat saya menang dua kali di Jerez, saya takjub berada di puncak klasemen. Sebelumnya, saya tak pernah ada di posisi itu. Bagi saya, rasanya aneh. Itulah alasan kini saya bahkan tak melihat gelar dunia. Saya hanya mau lihat balapan demi balapan," pungkasnya.
Sumber: MotoGP
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
Perpanjang Kontrak, Suzuki Tetap Berlaga di MotoGP Sampai 2026
Ducati: Pecco Bagnaia Punya Segalanya untuk Juarai MotoGP
Honda: Kembalinya Marc Marquez Bikin MotoGP Portimao Istimewa
Marc Marquez Sempat Kepikiran Lihat Kecelakaan Alex Marquez-Jorge Martin
Marc Marquez: Kembali Balapan, Mental Saya Sudah 'Bebas'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




