'Fabio Quartararo Punya Segalanya untuk Tunjukkan Potensi'
Anindhya Danartikanya | 10 September 2019 13:55
Bola.net - Pimpinan Red Bull KTM Tech 3, Herve Poncharal, mengaku turut bahagia melihat kiprah Fabio Quartararo dalam musim debutnya di MotoGP bersama Petronas Yamaha SRT. Punya talenta besar dan kini didukung motor yang cocok dengan gaya balapnya, Quartararo pun mampu tampil eksplosif musim ini.
Motor YZR-M1 milik Quartararo sejatinya tak sama persis dengan tiga rider Yamaha lain yang mengendarai M1 spek pabrikan terbaru. M1 milik El Diablo memang memiliki mesin dan suspensi terbaru, namun perangkat lain berasal dari musim-musim sebelumnya. Meski begitu, ia sukses menggebrak.
"Saya kenal Fabio sejak lama, dan saya juga kenal ayahnya, Etienne begitu lama. Ketika saya bekerja untuk Honda Prancis pada 1980an, Etienne masih balapan, dan kami, Honda Prancis, memasok motor dan spare part untuknya di level nasional. Jadi kami saling kenal selama 40 tahun!" kisah Poncharal kepada Crash.net.
Berkat Ayah yang Juga Pebalap
Poncharal pun menyaksikan sendiri kapan pertama kali Quartararo diajak ayahnya untuk turun balapan. "Seperti semua ayah yang pernah balapan, ketika ia punya anak laki-laki, ia berkata, 'Ayo, kita coba'. Sudah jelas sejak hari pertama, Fabio bukan hanya cepat, tapi punya talenta yang sangat spesial" ujarnya.
Pria Prancis ini menyayangkan Quartararo sempat hilang arah pada debutnya di Moto3 2015, di mana ia sangat terbebani oleh gelar juara CEV Moto3 2013-2014 dan dijuluki 'The Next Marc Marquez'. "Ada performa naik turun, tapi menurut saya itu karena Fabio masih sangat muda, dan mungkin tak punya lingkungan terbaik," ujar Poncharal.
"Pada usia 15-16 tahun, sungguh mudah menjadi anak yang bingung dan terdistraksi. Tapi kini ia punya tim yang bagus, orang-orang yang tepat, motor yang cocok dengan gaya balapnya, dan kini ia akhirnya mampu menunjukkan potensi," lanjut Poncharal.
Potensinya Selalu Ada
Di lain sisi, Poncharal justru mengaku belum melihat adanya gebrakan besar dari Quartararo, apalagi jika dibandingkan dengan performanya di Moto2 musim lalu. Meski begitu, ia yakin talenta, fisik, dan mentalitas rider berusia 20 tahun itu akan terasah makin tajam seiring berjalannya waktu.
"Saya tak yakin ia mengalami peningkatan signifikan dari tahun lalu ke tahun ini, tapi potensinya selalu ada. Tahun lalu, ia menang di Catalunya, finis kedua di Assen usai start ke-12, lalu menang lagi di Motegi sebelum dapat masalah teknis yang kecil. Jadi Anda bisa lihat ia 'datang', tapi sekarang ia punya segalanya untuk menunjukkan apa yang bisa ia lakukan," tutup Poncharal.
Quartararo akan kembali turun lintasan dalam pekan balap MotoGP Misano, San Marino, pada 13-15 September mendatang. Saat ini ia tengah berada di peringkat kedelapan pada klasemen pebalap dengan koleksi 92 poin.
Sumber: Crash.net
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


