Fabio Quartararo Tegas Takkan 'Gantikan' Valentino Rossi di Yamaha
Anindhya Danartikanya | 2 Oktober 2020 08:27
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, lagi-lagi menyatakan bahwa dirinya kurang suka jika disebut sebagai 'pengganti' Valentino Rossi di Monster Energy Yamaha pada MotoGP 2021. Menurutnya, ia hanya akan mengambil alih motornya, sementara posisi Rossi di Yamaha akan tetap abadi.
Quartararo, yang merupakan penggemar Rossi sejak anak-anak, mewujudkan impian untuk tampil di MotoGP bersamanya mulai tahun lalu. Dalam MotoGP Andalusia, di mana ia menang, ia juga mewujudkan impian untuk berbagi podium dengan sang sembilan kali juara dunia, sampai-sampai minta foto bareng di parc ferme.
Musim depan, ia bahkan akan membela tim pabrikan Yamaha, mengambil alih peran Rossi, yang juga mengambil alih peran El Diablo di Petronas Yamaha SRT. Meski begitu, Quartararo tetap terkejut karena proses permintaan Yamaha untuk memintanya bergabung dengan tim pabrikan cukup cepat.
Hanya Ambil Alih Motor Valentino Rossi
Keputusan Yamaha menggaet Quartararo untuk tim utama diambil usai melihatnya meraih 6 pole dan 7 podium pada 2019. Kontrak pun ditandatangani pada akhir Januari lalu. Rossi sendiri sudah bisa menduga keputusan Yamaha ini, karena ia kurang kompetitif sepanjang musim lalu, dan ia yakin Quartararo layak naik ke tim pabrikan, apalagi usia masih sangat muda.
"Saya terkejut karena kami ambil keputusan cukup cepat pada awal tahun, bahkan sejak akhir tahun lalu. Saya senang Yamaha menaruh percaya pada saya untuk dua tahun ke depan. Tapi juga bakal aneh bakal punya motor Vale. Bukan tempatnya, melainkan motornya," tegas Quartararo via Motorsportcom, Kamis (1/10/2020).
Di lain sisi, Quartararo merasa dirinya tak 'menggantikan' posisi Rossi dan merasa tak punya kewajiban menjadi penerus sesungguhnya dari The Doctor. Menurutnya, seorang Valentino Rossi takkan bisa tergantikan, terutama soal andilnya di pabrikan Garpu Tala.
Takkan Ada yang Bisa Sentuh Tempat Valentino Rossi
"Menurut saya, tak bisa menggantikan Vale, karena Vale adalah Vale. Saya hanya ambil alih motornya, walau motornya nanti bakal baru. Saya tak ambil alih posisinya. Posisinya masih ada, karena ia membentuk sejarah dengan Yamaha," ungkap pembalap Prancis berusia 21 tahun ini.
Rossi sendiri telah membela tim pabrikan Yamaha sejak 2004, kecuali saat ia 'mampir' sejenak ke Ducati pada 2011 dan 2012. Menurut Quartararo, sampai kapan pun takkan ada pembalap yang bisa mengutak-atik peranan Rossi di Yamaha.
"Saya rasa mereka menghabiskan waktu bersama lebih dari 10 tahun. Jadi, saya rasa, tak satu pun orang bisa menyentuh tempat Vale, dan saya hanya akan ambil alih motornya, dan tempatnya akan tetap ada di Yamaha selamanya," pungkas Quartararo.
Sumber: Motorsportcom
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Andrea Dovizioso 'Anti Panik' Meski Masa Depan di MotoGP Belum Jelas
4 Alasan Mengapa Luca Marini Layak Naik ke MotoGP 2021
Andrea Dovizioso Tolak Ajakan Valentino Rossi-Alex Rins Jadi Test Rider
Andrea Dovizioso: Kerja di Ducati Lebih Berat Ketimbang Honda-Yamaha
Petronas: Franco Morbidelli Sering Diremehkan Gara-Gara Fabio Quartararo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










