Finis Ketiga di Argentina, Dovizioso: Disyukuri Saja
Anindhya Danartikanya | 1 April 2019 12:00
Bola.net - - Usai meraih kemenangan di Qatar tiga pekan lalu, Andrea Dovizioso harus puas menduduki posisi ketiga dalam balapan MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada Minggu (31/3). Rider Mission Winnow Ducati ini menyatakan lewat GPOne bahwa kemenangan merupakan target yang kelewat muluk, dan podium adalah hasil yang patut disyukuri timnya.
Hal ini dinyatakan Dovizioso mengingat Termas de Rio Hondo dikenal tak bersahabat dengan Ducati. Selain tak pernah menang, sebelumnya Dovizioso hanya pernah merebut satu podium, yakni saat ia finis kedua pada 2015 lalu. Meski begitu, ia merasa kecewa tak bisa membekuk Valentino Rossi dalam duel yang terjadi sepanjang balapan.
"Saya senang naik podium, 16 poin sungguh positif, meski harusnya 20. Saya tak suka performa ban lunak saya, meski saya sudah berusaha menghemat, ban ini tak membantu mempertahankan diri dari Vale. Saya memang memilih ban terbaik, tapi saya berharap lebih. Tapi senang rasanya naik podium di sirkuit tak bersahabat dengan Ducati. Lagipula, kecewa finis ketiga justru merupakan hal positif," ujarnya.
Harus Tetap Senang
Sejak lap pertama, Dovizioso memang disulitkan oleh Rossi, bahkan mereka sempat berkali-kali saling salip pada paruh awal balapan. Pada paruh kedua, Dovizioso mampu memimpin duel tersebut, namun justru tersalip The Doctor di Tikungan 7 pada lap terakhir. Ia pun harus puas finis ketiga, di belakang Marc Marquez dan Rossi.
"Vale tampil baik dengan menempel saya. Ia mempelajari saya, dan saat ia menyalip, saya tak bisa bertahan. Tapi saya harus tetap senang atas hasil ini karena tahun lalu saya finis keenam. Saya tak boleh terlena, dan harus tetap paham kapan harus memperebutkan kemenangan dan kapan harus sekadar memperjuangkan podium," ungkap rider Italia ini.
Dominasi Marquez Tak Mengejutkan
Dovizioso juga menanggapi performa Marquez, yang sejak start sama sekali tak mendapat ancaman dari rival dan melenggang bebas di depan, bahkan sampai sempat unggul 12,7 detik dari para rider di belakangnya. Menurut Dovizioso, hal ini sama sekali tak mengherankan dan bukanlah hal yang harus dicemaskan dalam menghadapi balapan-balapan selanjutnya.
"Jarak dengan Marc memang sangat besar. Ia 10 detik lebih unggul, tapi bisa saja margin ini lebih besar. Jadi sejatinya tak ada yang perlu dicemaskan. Holeshot Marc juga tak mengagetkan, kami saja yang lebih lamban, sementara ia mampu mempertahankan ritme. Tak mudah memprediksi apa yang akan terjadi dalam balapan, tapi hari ini memang tak ada yang bisa kami lakukan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






