Gagal Podium, Franco Morbidelli Tenangkan Diri Pakai Nasihat dari Valentino Rossi
Anindhya Danartikanya | 28 September 2020 16:58
Bola.net - Sesuai dengan karakternya yang 'woles', pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, santai saja dirinya hanya finis keempat usai start dari pole dalam MotoGP Catalunya, di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada Minggu (27/9/2020). Kepada GPOne, ia mengaku hasil ini sudah cukup bisa diduga.
Usai start, Morbidelli langsung memimpin balapan, namun ia tersalip di tikungan pertama pada Lap 9 oleh sang tandem, Fabio Quartararo. Pada Lap 14, ia melakukan kesalahan dan melebar di tikungan yang sama, dan bahkan nyaris jatuh. Beruntung ia bisa melakukan aksi 'save', namun sayangnya ia tersalip Valentino Rossi.
Pada dua lap menjelang finis, saat berada di posisi kedua usai Rossi terjatuh, Morbidelli harus pasrah disalip Joan Mir dan Alex Rins, akibat bannya yang sudah aus. Menurut rider Italia berdarah Brasil ini, jika dirunut, kegagalannya naik podium kali ini berawal dari berbedanya spek YZR-M1 yang ia miliki dibanding tiga rider Yamaha lainnya.
Motor Beda Spek, Top Speed Tertinggal
M1 milik Morbidelli diketahui memiliki mesin versi 2019 dengan bodywork versi 2020, berbeda dari Quartararo, Rossi, dan Maverick Vinales yang memakai mesin sekaligus bodywork versi 2020. Alhasil, di Catalunya yang memiliki dua trek lurus panjang, top speed Morbidelli tertinggal dan ia harus susah payah mengejar di tikungan.
"Jujur saja, saya memang jadi tertinggal akibat hal ini, dan Anda bisa lihat di sini. Saya 6 km/jam lebih lamban dari rider Yamaha lain di trek lurus, dan bahkan tertinggal 22 km/jam dari Ducati. Jarak ini bikin saya harus ambil risiko di pengereman demi mengejar kecepatan, dan hasilnya juga makin sulit mengendalikan ban," ungkapnya.
Di lain sisi, Morbidelli ogah mengeluh pada Yamaha, karena motor ini ia dapat karena ia rider Yamaha di peringkat terendah tahun lalu. Meski begitu, ia berharap dapat spek M1 yang lebih baik tahun depan, mengingat tahun ini ia mampu tampil jauh lebih kompetitif dengan spek ala kadarnya, dan bahkan menang di San Marino.
Akui Kekuatan Fabio Quartararo
"Saya punya motor ini karena saya memang 'layak' mendapatkannya akibat hasil tahun lalu. Tapi saya harap tahun depan motor saya lebih baik, dan motor pabrikan lebih baik dari milik saya sekarang. Toh saya sudah jauh lebih baik ketimbang musim lalu, lebih profesional dan serius. Saya bekerja dengan baik, dan terbukti pada hasil saya," ungkap rider 25 tahun ini.
Morbidelli juga mengaku santai mendapati dirinya gagal podium di Catalunya sementara Quartararo justru meraih kemenangan besar. Belajar dari nasihat-nasihat Rossi yang juga mentornya di VR46 Riders Academy, Morbidelli menyatakan bahwa ini terjadi karena Quartararo memang lebih kuat darinya. Jadi, ia legawa saja.
"Vale mengajarkan sesuatu yang bikin saya tercerahkan. Kemampuan rider tertulis pada hasil, dan saat ini Fabio telah menang tiga kali dan saya baru sekali. Ia 31 poin di depan saya dan tengah memimpin klasemen. Jelas saya punya motor yang berbeda, dan sempat mengalami kerusakan mesin, tertabrak Johann Zarco, dan kontak dengan Aleix Espargaro. Tapi Fabio tetap lebih baik dan lebih kuat," pungkasnya.
Sumber: GPOne
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
Terpuruk di Catalunya, Maverick Vinales Lagi-Lagi Gagal Paham
Gagal Finis, Andrea Dovizioso Ogah Salahkan Johann Zarco
Johann Zarco Sedih dan Serba Salah Bikin Andrea Dovizioso Gagal Finis
Alex Rins Lega Naik Podium Lagi Usai Paceklik Setahun dan Cedera Bahu
Fabio Quartararo: Menangi MotoGP Catalunya Bukan untuk Tanggapi Marc Marquez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



