'Gara-Gara Lorenzo, Silly Season Dimulai Lebih Awal'
Editor Bolanet | 28 Mei 2016 12:00
Pada bulan Februari lalu, Lorenzo sempat menyatakan ingin mendapat kontrak baru dari Yamaha sebelum MotoGP Qatar digelar. Yamaha pun menuruti permintaannya, namun ia malah menundanya untuk mempertimbangkan tawaran Ducati. Sang tandem, Valentino Rossi justru memberikan tanda tangannya lebih dulu.
Satu-satunya alasan mengapa semua terjadi lebih awal adalah karena Jorge ingin mendapatkan perpanjangan kontrak dari Yamaha sebelum MotoGP Qatar. Ia ingin tanda tangan sebelum balapan pertama. Akibatnya, semuanya jadi serba lebih awal. Setelahnya, terjadilah efek domino, ujar Jarvis kepada Speedweek.
Setelah menyadari Lorenzo cenderung ingin pergi ke Ducati, Jarvis mengaku Yamaha segera mengincar Maverick Vinales, yang masih membela Suzuki Ecstar dan merupakan pebalap yang mereka sebut-sebut bisa menjadi penerus Lorenzo dan Rossi di masa depan.
Usai Jorge memutuskan pergi, kami butuh pengganti dan kami tak bisa menunggu. Kami harus bergerak cepat. Saya bisa katakan ini bukan situasi ideal. Saya lebih suka melihat lebih banyak aksi di lintasan di masa-masa ini, karena kita tengah menjalani musim yang menarik. Tapi beginilah situasi yang terjadi, tutup Jarvis. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















