Hukuman Selesai Setahun Lagi, Andrea Iannone Siap Comeback Balapan
Anindhya Danartikanya | 15 Agustus 2022 13:42
Bola.net - Eks pembalap MotoGP, Andrea Iannone, siap kembali balapan pada 2024. Seperti yang diketahui, ia sedang menjalani hukuman larangan balap usai sampel urinnya yang diambil di Malaysia pada November 2019 terbukti mengandung steroid drostanolone, yang terlarang menurut Agen Anti-Doping Dunia (WADA).
Hukuman larangan balap yang diterima The Maniac ini berdurasi empat tahun, efektif sejak Desember 2019. Dengan begitu, hukuman ini akan selesai pada Desember 2023, yakni ketika ia menginjak usia 34 tahun. Meski bukan lagi pembalap muda, Iannone bertekad untuk kembali balapan setelah hukumannya habis.
Sebelum tersandung kasus doping, Iannone memang dikenal sebagai salah satu rider MotoGP yang sangat bertalenta. Gaya balapnya yang agresif dan nekat mendapatkan ruang tersendiri di hati para penggemar balap. Selama menjalani hukuman, ia tetap berlatih fisik dengan giat agar tetap bugar ketika kembali ke trek.
MotoGP atau WorldSBK?

"Saya akan kembali berkendara. Entah di mana, bagaimana, dan kapan. Entah di MotoGP atau WorldSBK, tetapi saya bisa jamin bahwa saaya tak bisa mengisi kehidupan saya dengan hal selain motor dan kecepatan," ujar Iannone kepada La Gazzetta dello Sport seperti yang dikutip Crash.net pada sabtu (13/8/2022).
Iannone selalu blak-blakan mengisahkan betapa berat hukuman ini bagi mentalnya. Alhasil, sembari menanti hukumannya habis, ia melakukan kegiatan positif lain, seperti membuka bisnis restoran baru dan berpartisipasi dalam 'Dancing with The Stars' versi Italia. Namun, ia tegas bahwa kembali balapan adalah target utamanya.
"Partisipasi di 'Dancing with The Stars' adalah pengalihan fokus, dan saya dimanjakan oleh segala pilihan yang ditawarkan kepada saya. Jika saya dapat tawaran dari TV, berarti orang tertarik pada saya. Namun, saya bisa jamin saya hanya fokus pada satu hal: kembali berkendara, dan saya akan melakukannya," ucapnya.
Puji Kemajuan Pesat Aprilia Racing

Iannone juga menyatakan masih punya hubungan baik dengan banyak orang di MotoGP. "Saya tetap berteman dengan Aprilia, eks manajer pribadi saya, Carlo Pernat, serta Paolo Campinoti (bos Pramac Racing). Mereka seperti keluarga saya sendiri. Namun, balapan adalah untuk menang, bukan pertemanan sejati," ucapnya.
Dalam wawancara yang sama, Iannone juga mengomentari kemajuan besar Aprilia Racing di MotoGP musim ini. Mantan timnya itu saat ini memang tampil garang. Aleix Espargaro meraih 5 podium dan 1 kemenangan, serta memperebutkan gelar dunia. Maverick Vinales juga meraih dua podium dan kembali ke papan atas.
"Aleix adalah pembuktian. Aprilia tampil mengesankan, tetapi saya tahu cara kerja mereka. Jadi, saya sudah mengira adanya lonjakan performa ini. Mereka bisa memperebutkan gelar dunia sampai akhir musim," pungkas pembalap yang juga pernah membela Ducati Team dan Suzuki Ecstar ini.
Statistik Prestasi Andrea Iannone di Grand Prix

Kemenangan: 13 (4 di GP125, 8 di Moto2, 1 di MotoGP)
Podium: 35 (5 di GP125, 19 di Moto2, 11 di MotoGP)
Pole: 10 (3 di GP125, 5 di Moto2, 2 di MotoGP)
Prestasi Andrea Iannone di Grand Prix:
GP125 2005 - Abruzzo Racing Aprilia: Peringkat 20
GP125 2006 - Ticino Campetella Aprilia: Peringkat 22
GP125 2007 - WTR Blauer USA Aprilia: Peringkat 20
GP125 2008 - I.C. Team Aprilia: Peringkat 10
GP125 2009 - Ongetta Team I.S.P.A Aprilia: Peringkat 7
Moto2 2010 - Fimco Speed Up: Peringkat 3
Moto2 2011 - Speed Master: Peringkat 3
Moto2 2012 - Speed Master: Peringkat 3
MotoGP 2013 - Pramac Racing: Peringkat 12
MotoGP 2014 - Pramac Racing: Peringkat 10
MotoGP 2015 - Ducati Team: Peringkat 5
MotoGP 2016 - Ducati Team: Peringkat 9
MotoGP 2017 - Suzuki Ecstar: Peringkat 13
MotoGP 2018 - Suzuki Ecstar: Peringkat 10
MotoGP 2019 - Aprilia Racing Team Gresini: Peringkat 16
Sumber: Crashnet, La Gazzetta dello Sport
Baca juga:
- KTM Soal Miguel Oliveira Ogah Balik ke Tech 3: Katanya Mau Pensiun di Sini?
- Jorge Lorenzo: Rider Masa Kini Mudah Berteman, Beda dengan Saya dan Valentino Rossi
- Jorge Lorenzo Soal Sepang Clash 2015: Marc Marquez Tak Mau Saya Jadi Juara
- Jadwal Siaran Langsung MotoGP Austria di Trans7 dan MNC Sports, 19-21 Agustus 2022
- Jadwal Lengkap MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, 19-21 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










