'Iannone Datang, Aprilia Tak Lagi Bisa Cari Alasan'
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2019 14:45
Bola.net - - Manajer Teknis Aprilia Racing, Romano Albesiano menyatakan bahwa kedatangan Andrea Iannone membuat pihaknya tak boleh cari-cari alasan lagi jika meraih hasil buruk, demikian yang dilansir Motorsport.com. Usai meraih empat podium bersama Suzuki Ecstar di sepanjang 2018, Iannone pun diharapkan bisa melecut semangat Aprilia untuk berkembang.
Tahun 2019 akan menjadi musim kelima Aprilia di MotoGP, dan hingga kini mereka belum juga mampu naik podium, tertinggal dari Suzuki dan bahkan KTM. Prestasi terbaik mereka hanyalah finis keenam yang diperoleh Aleix Espargaro di MotoGP Qatar 2017 dan MotoGP Aragon tahun lalu.
"Kami punya ekspektasi berbeda pada 2018, terutama usai 2017, di mana kami konstan di 10 besar dan dekat dengan lima besar. Jujur saja, sesuatu tak bekerja dengan baik pada desain motor terbaru, hingga kami hilang keseimbangan performa dan sangat kesulitan. Sejak awal tidak jelas, dan para rider sulit memahami apa yang perlu dilakukan," ujar Albesiano.
Kehadiran The Maniac

Iannone sendiri akan menjalani musim ketujuhnya di kelas tertinggi, dan ia memiliki reputasi baik dalam pengembangan motor, terbukti pada masa-masanya membela Ducati dan Suzuki. Albesiano pun mengaku sangat bersemangat menghadapi musim baru bersamanya.
"Sungguh menyenangkan melihat Andrea meraih hasil fantastis sepanjang 2018, dan kini kami tak punya alasan lagi. Saya sangat bersemangat, saya tahu kami punya potensi dan kami semua punya semua 'bumbu' untuk menyiapkan 'resep' yang baik tahun ini," ungkapnya.
Sumber Daya Bertambah
Selain kedatangan Iannone, Aprilia juga mempertahankan Espargaro yang sejak 2017 menjadi ujung tombak pengembangan RS-GP. Mereka juga menggaet Bradley Smith sebagai test rider usai dua tahun mengembangkan RC16 milik KTM. Tak hanya itu, pabrikan asal Noale, Italia ini juga merekrut eks staf Scuderia Ferrari Formula 1, Massimo Rivola sebagai CEO Aprilia Racing.
"Sangat penting menggaet para rider ini, karena berkat talenta mereka, kami bisa dapat banyak informasi. Ini krusial bagi pabrikan seperti kami. Kami punya motor yang cukup spesifik, dan keseimbangannya sangat berbeda. Sungguh penting membandingkan masukan para rider baru yang datang dari pabrikan lain, yang lebih konvensional. Ini adalah langkah penting untuk pengembangan motor kami," pungkas Albesiano.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












