Ingin Menang di MotoGP, Alasan KTM Mundur dari Moto2
Anindhya Danartikanya | 5 September 2019 14:30
Bola.net - CEO KTM, Stefan Pierer membeberkan alasannya untuk mundur dari Moto2 akhir musim nanti, hanya tiga tahun setelah berkiprah di ajang tersebut. Kepada Speedweek, Pierer mengaku ingin pihaknya fokus pada MotoGP, di mana mereka terus mengalami progres positif namun baru meraih satu podium dalam kondisi hujan.
KTM turun di Moto2 sebagai salah satu pemasok sasis pada 2017, tahun yang sama saat mereka turun di MotoGP. Mereka pun mengoleksi 31 podium dan 10 kemenangan, yang semuanya diraih lewat Miguel Oliveira dan Brad Binder. Meski sukses di Moto2, Pierer ingin mengalihkan semua teknisinya ke MotoGP.
"Saya lihat tugas kami di Moto2 tak lebih dari yang apa yang kami rencanakan di awal. Dua musim perdana di Moto2 sangat membantu kami. Tapi masalahnya, Anda tak bisa punya banyak teknisi untuk kategori seperti Moto2. Jika ingin benar-benar profesional, Anda butuh 10-15 teknisi andal," ujarnya.
Bantu Bentuk Proyek MotoGP

Pierer pun yakin 10-15 teknisi akan sangat berguna untuk mempercepat pengembangan RC16 di MotoGP. "Saya bisa pakai orang-orang ini untuk MotoGP. Apalagi kami sudah perpanjang kontrak dengan Dorna Sports sampai 2026. Jadi kami punya tugas besar. Saya sangat ingin menang di MotoGP juga," ungkapnya.
Meski begitu, Pierer merasa sudah puas dengan kiprah pendek timnya di Moto2. Ditambah dengan kiprah panjang mereka di Moto3, dalam beberapa tahun terakhir, KTM sudah panen talenta-talenta muda yang menjanjikan, seperti Oliveira yang sudah turun di MotoGP tahun ini, juga Binder yang akan menyusul tahun depan.
"Moto2 adalah elemen yang penting bagi kiprah pertama kami, karena kami langsung menggebrak bersama Miguel dan Brad pada 2017. Ini membantu kami merakit proyek MotoGP kami. Kini kami harus mencari langkah terakhir demi dapat podium di MotoGP, yang jelas membutuhkan banyak orang," tutur Pierer.
Bakal Bantu Jorge Martin
Uniknya, Pierer juga pihaknya sudah merasa cukup memiliki banyak pebalap muda, sampai-sampai bingung harus menentukan tim untuk mereka. Kini Pierer pun ingin KTM fokus membantu Pol Espargaro untuk tetap menjadi ujung tombak tim, membantu Oliveira dan Binder berkembang, serta membantu Jorge Martin naik ke MotoGP.
"Kami sudah memproduksi begitu banyak talenta di dua kelas yang lebih ringan, hingga kami tak tahu lagi di mana kami harus meletakkan mereka. Kini saya hanya kan memikirkan Miguel, Brad, Pol, dan Jorge , yakni rider MotoGP kami selanjutnya. Ia jelas akan naik ke MotoGP, jelas ia punya talenta super," tutup Pierer.
Dengan mundurnya KTM dari Moto2, Ajo Motorsport akan tetap menjadi tim junior mereka, namun akan mendapat pasokan sasis dari pabrikan lain, dan Kalex menjadi kandidat utama. Sementara itu, Tech 3 Racing untuk pertama kalinya akan turun di Moto3, akan mendapatkan paket motor dari KTM.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










