Jadi Runner-up, Franco Morbidelli Ingin Nilainya Naik di Mata Yamaha
Anindhya Danartikanya | 28 Desember 2020 11:43
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, menyatakan bahwa ia, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Valentino Rossi punya performa yang sama kuat di MotoGP. Alhasil, wajar saja jika Yamaha merasa sulit menentukan siapa yang lebih layak dapat motor pabrikan. Hal ini ia sampaikan via Autosport, Jumat (25/12/2020).
Musim ini, Morbidelli memang jadi satu-satunya rider Yamaha yang memakai YZR-M1 versi 2019, sementara tiga rider lain mengendarai M1 versi 2020. Uniknya, meski pakai motor lama, justru Morbidelli jadi rider Yamaha terbaik, meraih lima podium termasuk tiga kemenangan, dan bahkan menduduki peringkat runner up.
Rider Italia berdarah Brasil ini pun mengucapkan terima kasih kepada timnya yang bekerja memberikan setup terbaik. Morbidelli juga yakin, meski motornya merupakan motor lama, Yamaha justru memberinya paket motor terbaik. Ia pun senang bisa bekerja dengan timnya demi memaksimalkan potensi motor tersebut.
2020 Akan Selalu Diingat Morbidelli

"Selamat kepada tim saya, selamat kepada Yamaha juga, yang memberi saya paket motor yang baik, meski saya tak bisa bohong bahwa tadinya saya merasa sebagai rider (Yamaha) terkuat keempat tahun ini," ungkap Morbidelli, yang uniknya juga anak didik Rossi di VR46 Riders Academy ini.
"Pada awal tahun, kami mampu maksimal mengeksploitasi apa yang kami punya, dan ternyata berakhir sangat baik. Kami bekerja dengan sangat baik, dan ini tahun yang jelas akan terus saya ingat. Ini jelas tahun di mana saya banyak belajar bahwa kerja keras pasti bakal terbayar," lanjutnya.
Meski dapat motor lama, Morbidelli merasa tak pernah diremehkan oleh Yamaha. Namun, ia juga menyadari mungkin nilai performanya di mata pabrikan Garpu Tala lebih rendah dari ketiga rider mereka yang lain berkat hasilnya pada 2019, di mana ia satu-satunya rider Yamaha yang tak pernah naik podium.
Rivalitas di Yamaha Memang Sengit
"Saya tak merasa diremehkan. Saya tahu ada tiga rider lain yang kuat di Yamaha, dan menentukan siapa yang dapat motor ini dan itu jelas sangat sulit, karena semua rider sangat kuat. Jadi, saya tak merasa diremehkan. Hanya saja, bisa dibilang saya punya 'rating' paling rendah dalam pemahaman Yamaha," tutur juara dunia Moto2 2017 ini.
"Saya pun berharap musim ini bisa bikin 'rating' dan level saya naik dalam penilaian Yamaha. Tapi saya tak merasa diremehkan. Hanya saja, memang ada rivalitas hebat dan level performa yang tinggi di antara kami berempat. Semua rider Yamaha sangat cepat. Jadi, pertarungan kami sangat menyenangkan, karena kami sama kuat," pungkasnya.
Walau jadi runner up musim ini, Morbidelli akan tetap mengendarai M1 versi 2019 pada 2021, sementara Vinales, Quartararo, dan Rossi akan tetap pakai M1 versi 2020.
Sumber: Autosport
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
Mencengangkan, Inilah 7 Rekor Keren yang Tercipta di MotoGP 2020
'Andrea Dovizioso Ogah Cuma Sementara Gantikan Marc Marquez'
Dovizioso: Sama-Sama Bertalenta, Marquez Lebih Woles dari Stoner
Andrea Dovizioso Merasa Tak Dihargai Sebelum Jadi Runner up MotoGP 2017
Dovizioso: Stoner Tandem Terhebat, Pedrosa Paling Menginspirasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





