Jatuh Saat Nyaris Bekuk Fabio Quartararo, Jack Miller: Sungguh Menyakitkan
Anindhya Danartikanya | 10 Agustus 2021 11:35
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, mengaku sangat kecewa pada dirinya sendiri usai mengalami kecelakaan dan gagal finis dalam MotoGP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (8/8/2021). Ia tak punya ritme sekuat rider Pramac Racing, Jorge Martin, namun hasil ini membuat kansnya merebut gelar kian menipis.
Dari posisi 4, Miller menjalani start buruk dan melorot ke posisi 9, apalagi usai terlibat senggolan Marc Marquez dan Aleix Espargaro di Tikungan 1. Ia bahkan melorot ke posisi 10, usai tersalip Espargaro. Namun, balapan dihentikan pada Lap 3 usai motor KTM Dani Pedrosa meledak di Tikungan 3 akibat ditabrak Lorenzo Savadori.
Balapan pun diulang sepenuhnya dengan 27 lap, satu lap lebih sedikit dari durasi asli. Dari ban depan-belakang medium, Miller pun ganti ke ban depan keras untuk balapan kedua. Ia juga menjalani start dengan baik, berada di posisi 2 di belakang Martin, sebelum menyalip di Tikungan 3 dan memimpin jalannya balapan.
Buang Kans Podium Begitu Saja
Miller memimpin selama tiga lap, sebelum tersalip Martin dan Joan Mir sekaligus pada Lap 4. Ia juga tersalip Fabio Quartararo pada Lap 7, namun ia terus menempel. The Thriller bahkan nyaris menyalip Quartararo pada Lap 18, sebelum bannya selip di Tikungan 7. Miller pun jadi satu-satunya rider yang kecelakaan dalam balapan ini.
"Hasil ini benar-benar menyakitkan, karena esensinya, saya nyaris dapat podium, tapi saya membuangnya begitu saja. Saya sangat kecewa pada diri saya sendiri dan saya minta maaf kepada tim. Padahal, saya merasa nyaman, Fabio kesulitan dengan ban depannya ketika saya ada di belakangnya. Itulah kekuatan saya," ujarnya via The Race.
Miller pun meyakini ritmenya pada paruh kedua balapan ini jauh lebih kuat dari Quartararo yang juga kawan baiknya sendiri. Ia menyatakan bahwa sebelum terjatuh, ia sudah mempersiapkan strategi serangan pada El Diablo untuk menyalip di Tikungan 9. Namun, ia hilang fokus ketika melewati bagian trek yang dicat ulang dan licin.
Sudah Siapkan Menyerang di Tikungan 9
"Saya rasa ini memang salah saya. Fabio menjauh pada puncak akselerasi saat keluar dari Tikungan 6, saya pun mendekatinya lagi, mencoba menempel tepat di belakang ekor motornya di Tikungan 7 agar bisa menyerangnya di Tikungan 9 saat menuruni bukit," ungkap pembalap berusia 26 tahun asal Australia ini.
"Namun, saat saya coba mendekat, semua jadi kacau. Ada garis putih yang dicat hitam sebelum Tikungan 7, dan saya rasa semuanya dimulai dari situ. Saya bertahan sedikit, tapi terlalu banyak minta dari ban depan. Saya merasa tak melakukan hal berbeda dari lap-lap sebelumnya, tapi mungkin saya justru melakukan hal berbeda," tutupnya.
Dengan finis ketiga, kini Quartararo kian unggul di puncak klasemen dengan 172 poin, sementara Miller tetap di peringkat 5 dengan 100 poin. Rival terdekat Quartararo, Johann Zarco, hanya finis keenam dan tertinggal 40 poin darinya di peringkat 2. Pecco Bagnaia juga sekadar finis ke-11, kini duduk di peringkat 4 dengan 114 poin, tersalip Mir yang kini naik ke peringkat 3 dengan 121 poin.
Sumber: The Race
Baca Juga:
- Operasi Lorenzo Savadori Sukses, Andrea Dovizioso Takkan Jadi Pengganti di Austria
- Dani Pedrosa-Valentino Rossi Saling Angkat Topi atas Hasil di MotoGP Styria
- Tak Cuma Mesin Mati: Deretan Kesialan Maverick Vinales di MotoGP Styria
- Naik 12 Posisi, Brad Binder Selamatkan Wajah KTM di Kandang Sendiri
- 9 Catatan Mentereng dari Kemenangan Jorge Martin di MotoGP Styria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
Otomotif 21 April 2026, 11:16
-
MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 21 April 2026, 10:30
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 21 April 2026, 08:24
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














