Jengkel, Valentino Rossi: Motor Ini Mustahil Dikendarai!
Anindhya Danartikanya | 30 Oktober 2017 14:15
Bola.net - - Selama 2015-2016, motor Yamaha YZR-M1 disebut sebagai motor terbaik di MotoGP, namun tidak tahun ini. YZR-M1 2017 terbukti terus mengalami keterpurukan di setiap balapan dalam kondisi basah, dan kejengkelan Valentino Rossi memuncak usai hanya finis ketujuh di Sepang, Malaysia, Minggu .
Dengan finis kedua dan ketiga di Australia, Rossi dan Maverick Vinales menghadapi pekan balap di Malaysia lebih optimis. Ternyata, yang terjadi malah sebaliknya. Lagi-lagi YZR-M1 begitu jeblok: sementara Rossi finis ketujuh, Vinales finis kesembilan usai sempat terlempar ke posisi 14 di awal balap.
Saya cemas namun tak putus asa ketika melihat hujan turun, karena pada Jumat, saya mengalami beberapa masalah dalam kondisi hujan, tapi saya ada di posisi keenam dan jujur saja kami banyak memodifikasi motor sejak itu, dan saya optimis perubahan itu bekerja baik, ujarnya kepada Crash.net.
Sayangnya, saya tetap punya masalah yang sama seperti hari Jumat. Rasanya sangat sulit mengendarai motor kami, juga sangat berbahaya, dan saya punya firasat kuat bila saya sedikit lebih ngotot, malah saya bisa jatuh, seperti di Motegi, tutur The Doctor.
Sebelum mencapai garis finis, Rossi juga harus susah payah melawan duet pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro dan Bradley Smith hanya demi masuk 10 besar, hingga pada akhirnya finis ketujuh dan tertinggal 30 detik dari Andrea Dovizioso yang meraih kemenangan.
Rasanya menjengkelkan karena pada 10-12 lap pertama ritme saya selalu sama dan tak bisa lebih baik lagi. Jadi, dalam kondisi basah, motor ini sangat sulit dikendarai. Mustahil. Kami tak punya grip. Ini disayangkan karena kami butuh hasil baik. Saya butuh langkah lebih maju, tapi kenyataannya tak terjadi, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








