Joan Mir: Gelar Saya Setara dengan Gelar Marc Marquez di MotoGP 2013
Anindhya Danartikanya | 16 November 2020 16:55
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, menolak gelar dunianya di MotoGP 2020 dianggap punya nilai lebih rendah hanya karena sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, absen sepanjang musim akibat cedera patah tulang lengan atas kanannya usai kecelakaan di Jerez, Spanyol, pada pertengahan Juli lalu.
Ketidakhadiran Marquez di trek-trek MotoGP musim ini memang memunculkan opini pro dan kontra dari banyak pihak. Sebagian orang berkata bahwa peta persaingan musim ini menjadi acak karena Marquez absen, hingga para rider tak punya referensi performa dan nilai gelar tak bisa dianggap valid.
Para pembalap, uniknya termasuk Marquez sendiri, kompak menentang opini itu. Mereka yakin persaingan musim ini menjadi acak akibat ban belakang terbaru Michelin. Mereka juga menyebut gelar dunia musim ini tetap sama validnya, karena Marquez mengalami kecelakaan akibat kesalahannya sendiri.
Gelar Dunia Marquez Bahkan Nilainya Lebih Tinggi

Atas alasan ini, Mir menyatakan gelarnya 100% valid dan nilainya sama tinggi dengan gelar para juara sebelumnya. Kepada Marca, Senin (16/11/2020), ia bahkan menyebut gelarnya setara dengan gelar dunia MotoGP 2013 yang diraih Marquez, yakni saat Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dirundung berbagai cedera sepanjang musim.
"Marc bukannya absen total. Ia sempat balapan tahun ini, namun cedera. Ia tidak diculik. Ia absen akibat kesalahan sendiri. Apa yang saya alami tahun ini, sama dengan apa yang ia alami pada tahun pertamanya di MotoGP, saat Dani dan Jorge cedera. Jadi, apakah gelar dunia Marc kala itu juga punya nilai yang rendah?" tanya Mir.
"Kontrasnya, saya justru memberikan nilai lebih tinggi pada gelar Marc kala itu, karena ia sukses meraih gelar perdana di MotoGP pada tahun pertamanya. Ayo, kita lihat siapa yang merendahkan gelarnya. Jelas, orang yang suka membicarakan Marc dengan cara itu adalah orang-orang yang tak paham balap motor," tuduhnya.
Lega Tak Ulangi Torehan Emilio Alzamora
Sebelum merebut kemenangan perdananya di MotoGP Eropa, yakni sepekan sebelum mengunci gelar dunia di MotoGP Valencia, Mir sempat dicemaskan bisa mengulang torehan Emilio Alzamora, yang merebut gelar dunia GP125 1999 tanpa satu pun kemenangan.
Mir pun menyebut gelar Alzamora juga sama validnya, karena kejuaraan balap motor bukan hanya soal jumlah kemenangan dan podium, melainkan juga soal konsistensi para rider dalam mengumpulkan poin. Namun, rider 23 tahun ini tak memungkiri dirinya senang bisa meraih setidaknya satu kemenangan.
"Saya sangat menghormati Emilio. Ia juara dunia. Tapi bedanya, saya dapat satu kemenangan. Ini tahun kedua saya di MotoGP, dan atas alasan tertentu Suzuki bukanlah pabrikan yang menang paling banyak. Tapi kami konsisten dan performa kami imbang di segala area. Inilah yang membantu kami juara," pungkas Mir.
Sumber: Marca
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
Kompak Susah, Quartararo-Vinales-Rossi Beda Opini Soal Penyebab Jebloknya Yamaha
Juarai MotoGP Lebih Awal dari Dugaan, Joan Mir Bangga Bela Suzuki
Sengit Sampai Garis Finis, Jack Miller Akui Kehebatan Franco Morbidelli
Franco Morbidelli Bangga Jalani Duel Sportif dengan Jack Miller
Alex Rins: Konsistensi Joan Mir Memang Menakjubkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














