Johann Zarco Nyaris Batal Latihan di Catalunya Akibat Protokol Covid-19
Anindhya Danartikanya | 5 Juni 2020 11:15
Bola.net - Pebalap Real Avintia Racing, Johann Zarco, mengaku bersyukur bisa dapat kesempatan menjalani latihan motor di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, pada Rabu (3/6/2020), setelah sempat menjalani pemeriksaan polisi menyusul adanya protokol ketat akibat pandemi virus corona (Covid-19).
Zarco yang tinggal di area Avignon, Prancis, bertekad untuk menyusul para rider MotoGP, Moto2, dan Moto3 yang tinggal di Spanyol dan Andorra, yang sudah mulai berlatih dengan motor superbike dan supersport di Sirkuit Barcelona-Catalunya selama beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, memasuki wilayah Spanyol bukanlah perkara yang mulus bagi Zarco, karena saat berada di perbatasan negara, ia dihentikan polisi untuk menjalani interogasi soal alasan dan keperluannya di Negeri Matador. Peristiwa ini pun membuktikan rumitnya perjalanan paddock MotoGP pada masa pandemi.
Dihentikan Polisi di Perbatasan Negara
Beruntung, Zarco telah mendapatkan dokumen-dokumen penting dari Dorna Sports selaku promotor MotoGP, yang bisa membuatnya mendapat izin untuk memasuki wilayah Spanyol. Hal ini ia nyatakan kepada MotoGP.com, di sela kegiatannya mengendarai Ducati Panigale V4.
"Saya beruntung, dan terima kasih kepada Dorna yang telah memberi saya beberapa dokumen agar bisa datang ke Catalunya, karena kemarin (2/6/2020), di perbatasan Prancis dan Spanyol, saya hentikan polisi untuk mengontrol mengapa saya hendak masuk ke Spanyol," ujarnya.
Tanpa Dokumen Dorna, Bisa Batal Latihan
"Tanpa dokumen dari Dorna, saya tak bisa datang untuk latihan. Tapi saya bisa dan rasanya menyenangkan. Saya senang bisa kembali melaju lebih dari 300 km/jam. Dengan Panigale, memungkinkan untuk berkendara sangat cepat," lanjut Zarco.
"Latihan ini sangat penting karena saya bisa lihat saya sedikit kehilangan refleks. Jadi, memang penting untuk melaju secepat mungkin agar kembali terbiasa dan mempersiapkan diri menjelang balapan di Jerez pada Juli," pungkas juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Sebelumnya, test rider KTM, Dani Pedrosa juga sempat nyaris dikarantina di Vienna, Austria, ketika hendak menjalani uji coba tertutup di Sirkuit Red Bull Ring, karena tak membawa dokumen lengkap meski telah membuktikan hasil negatif tes Covid-19.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
- Jorge Lorenzo Hanya Kembali Balapan Jika Ada Jaminan Juara Lagi
- Jorge Lorenzo: Target Saya Cuma Satu, Bantu Rider Yamaha Juara
- Jorge Lorenzo: Marc Marquez Luar Biasa, Tapi Bisa Dikalahkan
- 'Maverick Vinales Bakal Jadi Rival Terberat Marc Marquez'
- Manajer Jorge Martin Akui Negosiasi Serius dengan Pramac-Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59













