Jorge Lorenzo Anggap Kans Balapan Tak Lagi Realistis, Sempat Dirayu Tim Lain
Anindhya Danartikanya | 16 September 2020 11:57
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, tak malu-malu mengakui kadang rindu balapan dan meraih hasil-hasil gemilang di MotoGP. Namun, ia menyatakan bahwa kini, hal-hal negatif dalam dunia balap motor sudah mendominasi mentalitasnya ketimbang hal-hal yang positif. Hal ini ia sampaikan via Motorsport.com, Selasa (15/9/2020).
Dalam wawancara yang sama, Lorenzo mengaku ia sempat melakukan negosiasi serius dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, untuk kembali balapan pada 2021. Namun, ketika proses itu makin serius, Lorenzo justru semakin ragu dan kehilangan gairah untuk balapan lagi. Alhasil, ia menghentikan negosiasi tersebut.
"Saya takkan menyangkal, ada kalanya saya agak rindu balapan. Saya rindu rasanya menang, yakni rasa yang unik dan mustahil terganti. Saya rindu selebrasi dengan tim usai hasil baik. Inilah yang paling bikin rindu. Di sisi lain, saya sama sekali tak rindu cedera, atau rasa gugup pada Minggu pagi sebelum balapan," ungkapnya.
Tak Bisa Punya Segalanya

Lorenzo yang memulai karier di ajang Grand Prix pada 2002, pernah bernaung di Derbi, Honda, Aprilia, Yamaha, dan Ducati. Sepanjang kariernya, ia mengoleksi lima gelar dunia, yang tiga di antaranya di MotoGP, serta 152 podium, yang 68 di antaranya merupakan kemenangan. Ia juga termasuk 'raja pole' dengan koleksi 69 pole.
Prestasi mentereng ini bahkan tak bisa membuat Lorenzo berhasrat menambah pundi-pundi trofinya lagi. "Kita harus terima bahwa kita tak bisa punya segalanya, dan saya telah tiba pada titik di mana hal-hal negatif melampaui yang positif. Itu alasan saya mulai menikmati segala hal yang sudah saya raih berkat kerja keras," tuturnya.
Lorenzo, yang kini berusia 33 tahun, bahkan blak-blakan mengaku bahwa kini ia punya pikiran bahwa profesi menjadi pembalap motor tak lagi menyenangkan bagi dirinya yang pensiun pada akhir 2019 akibat cedera punggung berkepanjangan.
Tegaskan Karier Balap Sudah Berakhir
"Saya sampai pada kesimpulan bahwa menjadi pembalap motor tak lagi menyenangkan. Kans saya kembali terus menurun seiring berjalannya waktu. Jujur saja, usai ambil keputusan yang berat, saya bisa bilang karier balap saya sudah berakhir, meski saya ingin tetap terlibat di olahraga ini dengan cara lain," ungkapnya.
Lorenzo juga menyatakan bahwa selama beberapa bulan belakangan, ia mendapatkan tawaran dari pabrikan-pabrikan lain untuk bergabung. "Ya, tapi saya memilih tak menyebutkan nama," pungkas Lorenzo.
Meski tak lagi mau balapan, Lorenzo akan melanjutkan perannya sebagai test rider Yamaha tahun ini. Ia ditugaskan untuk menjalani uji coba Michelin di Sirkuit Portimao, Portugal, 7-8 Oktober nanti, bergabung dengan test rider dari pabrikan lain.
Sumber: Motorsportcom
Video: Momen Franco Morbidelli Raih Kemenangan Perdana di MotoGP San Marino
Baca Juga:
- Tadinya Anggap Tabu, Para Rider MotoGP Akhirnya Mau Jajal Teknologi Radio
- Ketika 'Kembaran' Fabio Quartararo Heboh Ikut Uji Coba MotoGP Misano
- Raja Tes: Maverick Vinales Tercepat di Uji Coba MotoGP Misano
- Jorge Lorenzo Akhirnya Ngaku Nyaris Kembali ke Ducati di MotoGP 2021
- 3 Kegiatan Positif Marc Marquez Selama Absen dari MotoGP
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Sprint Race Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 28 Februari 2026, 15:52
LATEST UPDATE
-
Bekuk Villarreal, Barcelona Pede Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 09:57
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
Liga Inggris 1 Maret 2026, 09:50
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 1 Maret 2026, 08:52
-
Barcelona 4-1 Villarreal, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 08:26
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21








