Jorge Lorenzo Kaget Honda Sabar Hadapi Hasil Buruknya
Anindhya Danartikanya | 22 Oktober 2019 09:02
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengaku telah menemukan 'sesuatu' dalam pekan balap MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi akhir pekan lalu. Meski hanya finis ke-17 dan gagal meraih poin, ia mengaku mulai nyaman mengendarai RC213V, meski perasaan ini baru muncul pada paruh kedua balapan.
Lorenzo, yang kali ini finis 40 detik di belakang sang pemenang, yakni tandemnya sendiri, Marc Marquez, menyebut bahwa Motegi merupakan balapan terbaiknya sejak kecelakaan hebat di Assen, Belanda, Juni lalu. Kepada Motorsport.com, ia mengaku mulai bisa bermain-main dengan RCV dan bisa mengerem lebih baik.
"Kami menemukan sesuatu yang membuat saya lebih nyaman, sayangnya baru terasa menjelang finis. Pada 10 lap terakhir, saya 1,2 detik lebih lamban dari Marc. Bedanya masih jauh, tapi target saya adalah nyaman sejak start. Kami harus paham banyak hal untuk musim depan. Secara umum, saya lihat ada kemajuan," ujarnya.
Cuma Bisa Berterima Kasih
Musim ini, Lorenzo memang diketahui sulit beradaptasi dengan RCV, belum lagi ia tak pernah benar-benar bugar karena dirundung berbagai sejak tahun lalu. Meski belum juga mampu finis di posisi 10 besar, Lorenzo mengaku terkejut melihat para pimpinan Honda yang sangat bersabar menangani situasinya.
"Honda mestinya bisa menunjukkan perilaku lain kepada saya, karena hasil saya buruk. Tapi nyatanya para pimpinan Honda sangat memahami dan bersabar dengan saya, baik di hadapan publik maupun secara personal. Yang bisa saya lakukan hanyalah berterima kasih pada mereka," ungkap 5 kali juara dunia ini.
Di lain sisi, Lorenzo yang diterpa gosip ingin hengkang dari pabrikan Sayap Tunggal, yakin Honda harus segera mencari cara untuk membuat RCV cocok dengan gaya balap semua rider, tak hanya Marquez.
Sulit Cari Titik Temu Gaya Balap 2 Rider
"Jika sampai sekarang saya tak bisa tampil lebih baik, itu bukan karena kurang usaha. Itu karena Honda adalah motor yang sangat jauh dengan gaya balap saya," ungkap Lorenzo, yang hasil finis terbaiknya musim ini adalah finis ke-11 di Le Mans, Prancis, pada Mei lalu.
"Saya tahu mereka coba mengatasi masalah di tikungan, tapi entah apa Honda bisa merakit motor yang cocok dengan saya dan cocok untuk Marc. Jika di masa depan motor ini lebih baik, lebih lengkap, dan membuat semua pebalap Honda berkendara lebih baik, maka baik pula untuk semua orang," tutupnya.
Lorenzo akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Australia pada 25-27 Oktober nanti di Sirkuit Phillip Island, di mana ia akan mempertahankan sasis yang ia pakai di Motegi.
Baca Juga:
- Maverick Vinales Ragu Bertahan di Yamaha, Kini Diincar Ducati
- Statistik Fabio Quartararo Usai Finis Ketiga MotoGP Jepang
- Quartararo: Tadinya Cuma Bidik 90 Poin, Kini Malah Lampaui Rossi
- Murid Valentino Rossi Muntah di Helm, Gagal Finis di Moto2 Jepang
- Valentino Rossi 'Iri' Marc Marquez Kehabisan Bahan Bakar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









