Jorge Lorenzo: Tanpa Cedera, Saya Mungkin Masih Balapan
Anindhya Danartikanya | 20 Mei 2020 10:40
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, meyakini bahwa andai dirinya tak mengalami kecelakaan di MotoGP Belanda 2019 dan tak dirundung cedera punggung berkepanjangan, mungkin ia masih mau berkompetisi pada 2020. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan DAZN.
Lorenzo membela Repsol Honda pada awal 2019, usai berpisah dengan Ducati pada akhir 2018. Saat pertama kali menjajal RC213V versi 2018 di uji coba pascamusim Valencia dan Jerez, ia cukup kompetitif walau sedang cedera tangan dan kaki, dan motor itu berbeda dari Yamaha dan Ducati.
Meski begitu, ketika kondisi fisiknya lebih bugar dan akhirnya menjajal RC213V versi 2019 di uji coba pramusim Sepang, Lorenzo justru menghadapi masalah jauh lebih besar. Ia menemukan sistem pengereman yang tak ideal dan corner speed yang buruk setelah Honda menambahkan tenaga pada mesinnya demi menyaingi Ducati.
Perbedaan Honda 2018 dan 2019

"Saya menemukan motor yang ukurannya sama sekali tak pernah membuat saya nyaman. Sangat kecil, tak nyaman untuk kaki saya. Motor saya lebih panjang dari motor Marc Marquez. Saya mengatakan ini kepada para insinyur, dan mereka terkejut. Saya sangat miring, kaki saya menyentuh aspal," ujar Lorenzo seperti yang dikutip GPOne.
"Meski begitu, dengan motor 2018, saya menduduki posisi keempat di Jerez. Saya cukup kompetitif, padahal kala itu saya sedang cedera pergelangan tangan dan kaki. Tapi dengan motor 2019, selain masalah ukuran motor, saya bermasalah pada pengereman. Sungguh tak alami," lanjutnya.
Masalah lain pun menimpa Lorenzo usai dirinya mulai menunjukkan tanda-tanda bangkit di Catalunya pada pertengahan Juni meski terjatuh akibat ban yang selip. Dua pekan setelahnya, ia pun mengalami kecelakaan hebat di Belanda, mengakibatkan keretakan tulang belakang T6 dan T8. Sejak itu, Lorenzo tak pernah sama lagi.
Tips dan Trik Kalahkan Marc Marquez

"Cedera saya mengubah segalanya. Mungkin tanpa cedera di Assen, saya bakal lebih bersabar untuk melanjutkan karier setahun lagi. Tapi saya melihat kemungkinan kembali tampil kompetitif sangatlah kecil. Saya pun merasa keputusan terbaik adalah pensiun dan menikmati aspek kehidupan lainnya," ungkap Lorenzo.
Dalam wawancara yang sama, lima kali juara dunia ini juga mengungkapkan 'tips dan trik' dalam mengalahkan Marquez, mengingat ia satu-satunya rider yang pernah mengalahkannya dalam perebutan gelar dunia (2015) serta pernah bertandem selam satu tahun dengannya.
"Anda harus melaju lebih cepat darinya, dan tak melakukan kesalahan. Jadi paksa ia ambil risiko. Lakukan seperti 2015, saat Marc jauh lebih eksplosif, sementara saya dan Yamaha mengendalikan balapan dan ia harus ambil risiko. Inilah yang harus dilakukan Fabio Quartararo dan Maverick Vinales nanti. Tapi saat ini, Marc masih yang tercepat," pungkasnya.
Video: 5 Pebalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
Jorge Lorenzo: Saya Juara Dunia, Wajar Dibayar Tinggi oleh Ducati
Dorna Sports: MotoGP Sulit Balapan di Asia Jika Tanpa Penonton
Sempat Dilarang, Valentino Rossi Akhirnya Boleh Latihan Motor di Misano
Dorna Sports Takkan Paksa Valentino Rossi Tetap Balapan
Jack Miller Merapat ke Tim Pabrikan Ducati, Tinggal Tanda Tangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










