Jorge Martin: Pecco Bagnaia, Marc Marquez, dan Enea Bastianini Bantu Saya Jadi Pembalap yang Lebih Baik
Anindhya Danartikanya | 29 November 2024 14:37
Bola.net - Jorge Martin yakin dirinya menjadi pembalap motor yang lebih baik berkat tiga lawan sengitnya dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2024, yakni Pecco Bagnaia, Marc Marquez, dan Enea Bastianini. Menurut Martin, ketiga pembalap ini membuatnya harus bekerja ekstra keras dan mengembangkan diri lebih jauh, sampai berhasil jadi juara dunia.
Keempat pembalap ini memang superior sepanjang musim 2024. Sama-sama mengendarai Ducati, keempatnya menyapu bersih 19 kemenangan dari 20 balapan Grand Prix yang digelar. Mereka juga selalu menduduki empat peringkat teratas klasemen, di mana Martin akhirnya jadi juara, Bagnaia jadi runner up, sementara Marquez dan Bastianini duduk di peringkat 3 dan 4.
Lewat wawancaranya dengan TVE seperti yang dikutip oleh Motosan.es, Kamis (28/11/2024), Martin menyatakan bahwa menjuarai MotoGP 2024 bagaikan impian jadi nyata. Kini ia pun berstatus sebagai dua kali juara dunia. Pasalnya, ia juga sudah mengantongi gelar dunia Moto3, yang ia raih bersama Honda dan Gresini Racing pada 2018 lalu.
Butuh Kerja Keras dan Pengorbanan

"Ini impian saya sejak kecil. Saya selalu bermimpi jadi juara MotoGP. Saya memang punya gelar Moto3, tapi kurang yang satu ini. Ini butuh kerja keras dan pengorbanan, tetapi akhirnya saya bisa meletakkan nama saya di Tower of Champions bersama nama-nama lainnya. Ini pengalaman hebat dan saya sangat bahagia," ujar Martin.
Pembalap Spanyol berusia 26 tahun ini uniknya memberikan pujian kepada Bagnaia, Marquez, dan Bastianini karena 'turut andil' dalam kesuksesannya merebut gelar dunia 2024. Menurutnya, ketiga rider ini selalu memberinya tekanan setiap akhir pekan, sehingga ia harus belajar tampil lebih baik dari waktu ke waktu.
"Pecco, Marc, dan Enea, mereka bertiga membuat saya jadi pembalap yang lebih baik. Mereka mendorong saya untuk mengerahkan segala hal yang saya punya. Jika salah satunya tidak bisa, maka yang dua lagi bisa menang. Saya selalu terlibat dalam pertarungan ini dan itulah yang memberikan pengaruh," lanjut 'Martinator'.
Rekor Poin Jadi Bukti Level Persaingan yang Tinggi
Dalam merebut gelar 2024, Martin juga jadi pembalap dengan poin terbanyak (508) dalam satu musim sejak format Sprint diberlakukan pada 2023. Ia mematahkan rekor Bagnaia (467). Ia pun yakin ini adalah bukti betapa tingginya level persaingannya dengan Bagnaia, Marquez, dan Bastianini.
"Merebut gelar dunia sangatlah sulit. Namun, kami berhasil mencetak rekor poin dalam sejarah, dan ini sesuatu yang menunjukkan bahwa level kompetisi kami sangatlah tinggi, dan mengalahkan mereka rasanya menakjubkan," pungkas Martin, yang kini membela Aprilia Racing.
Martin sudah menjalani debutnya bersama Aprilia dalam tes pascamusim di Barcelona pada 19 November 2024 lalu. Ia akan kembali turun lintasan dalam tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 5-7 Februari 2025, dan Buriram, Thailand, pada 12-13 Februari 2025.
Sumber: TVE, Motosan
Baca Juga:
- Daftar Juara Dunia MotoGP: Jorge Martin Paling Anyar, Giacomo Agostini Paling Banyak
- Jorge Martin Sudah Tentukan Nomor Balap untuk MotoGP 2025, Kapan Diumumkan?
- Tebak Rival Utama di MotoGP 2025, Marc Marquez: Musim Depan Takkan Cuma Soal Saya vs Pecco Bagnaia
- Marc Marquez Buru Gelar Ke-9: Saya Punya Tim Juara, Motor Juara, dan Tandem Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alex Marquez Dirumorkan Kunjungi Markas KTM di Austria, Jadi Collab di MotoGP 2027?
Otomotif 16 Februari 2026, 09:47
-
Manchester United Pulangkan Scott McTominay di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 16 Februari 2026, 07:00
-
Mulai Rutin Cetak Gol di MU, Benjamin Sesko: Ini Berkat Arahan Michael Carrick!
Liga Inggris 16 Februari 2026, 06:40
-
Pulih dari Cedera, Bek Manchester United Ini Siap Turun Lawan Everton
Liga Inggris 16 Februari 2026, 06:20
-
Man of the Match Napoli vs AS Roma: Alisson Santos
Liga Italia 16 Februari 2026, 04:58
LATEST UPDATE
-
Atletico Kalah Telak dari Rayo Vallecano: Oblak Murka, Simeone Beda Pandangan
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 12:45
-
Ibaratkan Tinju, Conte Klaim Napoli Harusnya 'Menang Angka' Lawan Roma
Liga Italia 16 Februari 2026, 12:23
-
Vinicius Junior Bicara Kontrak, Mbappe, dan Tekanan di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 12:15
-
Ada Bek Kanan Jago, Beruntungnya Real Madrid Punya Trent Alexander-Arnold
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 11:47
-
Jelang AS Monaco vs PSG: Ruang Ganti yang Memanas dan Harapan Bernama Dro Fernandez
Liga Champions 16 Februari 2026, 11:41
-
Prediksi Dortmund vs Atalanta 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 11:41
-
Harry Kane Bidik Rekor Gol Lewandowski di Bundesliga
Bundesliga 16 Februari 2026, 11:17
-
Pelatih Roma: Andai Saja Donyell Malen Datang Lebih Awal
Liga Italia 16 Februari 2026, 11:13
-
Prediksi Monaco vs PSG 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 10:52
-
Fakta! Semua Bek Takut dengan Lamine Yamal
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:46
-
Prediksi Benfica vs Real Madrid 18 Februari 2026
Liga Champions 16 Februari 2026, 10:28
-
Pelajaran Baru untuk Endrick: Lagi Asyik Cetak Gol, Eh Kena Kartu Merah
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00


