Jorge Martin: Team Order? Pecco Bagnaia Bukan Rekan Setim Saya
Anindhya Danartikanya | 5 Oktober 2021 16:47
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, menegaskan dirinya tak mendapatkan 'team order' dari Ducati Corse untuk membantu rider Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, demi meraih hasil baik di MotoGP Austin, Senin (4/10/2021) dini hari WIB. Hal ini ia sampaikan kepada Corsedimoto.
Seperti Bagnaia dan Jack Miller, Martin menjalani pekan balap yang apik di Austin. Start keempat, ia naik ke posisi ketiga dalam empat lap saja. Sejak itu, ia nyaman berkendara dan punya potensi besar meraih podium. Sayang, ia melakukan kesalahan, melebar di Tikungan 4 pada Lap 17 dan nyaris jatuh.
Apesnya, FIM Stewards menilainya sebagai pelanggaran. Martin dianggap sengaja memotong Tikungan 4-5, hingga dijatuhi long lap penalty. Sialnya lagi, belum juga melaksanakan hukuman itu, Martin juga disalip oleh Bagnaia. Ia pun menjalani hukuman tepat di lap terakhir, hingga ia harus finis kelima karena tersalip Alex Rins.
Sebut Hukuman Tak Masuk Akal

"Saya justru nyaris jatuh di area itu. Saya tak tahu apa yang harus saya lakukan. Jadi, tak jelas bagi saya mengapa mereka tak coba mempelajari situasi lebih dulu dan memahami mengapa saya memotong jalur itu. Nyatanya saya malah dijatuhi penalti dan ini tidak menyenangkan," ujar Martin.
"Saya harusnya bisa memperebutkan podium, dan saya yakin bisa meraihnya. Long lap penalty ini tak masuk akal. Jika saya dapat risiko terjatuh, dan terpaksa melaju lurus, sudah pasti saya kehilangan waktu. Sebagai tambahan, Stewards malah menghukum saya," lanjut pembalap berusia 23 tahun ini.
Martin juga menyatakan, andaipun ia dapat untung, long lap penalty sama sekali bukan hukuman sepadan. "Saya memang memotong jalur itu, tapi justru kehilangan waktu 0,8 detik. Tapi kenyataannya Anda harus kehilangan sedetik. Jadi, saya harus melakukan long lap hanya untuk 0,2 detik itu," tuturnya kesal.
Tetap Akan Coba Kalahkan Pecco Bagnaia

Di lain sisi, Martin juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak berniat membantu Bagnaia meraih hasil baik dalam balapan ini, tak seperti yang dilakukan Miller, yang membiarkan Bagnaia lewat pada Lap 13. Martin menyatakan tak ada team order dari Ducati Corse.
Martin juga mengingatkan, Bagnaia bukan rekan setimnya meski sama-sama naik Ducati. "Tak ada team order. Jika saya dan Pecco mencapai akhir balapan bersama-sama, tanpa hukuman, saya akan tetap coba mengalahkannya. Podium ada dalam jangkauan kami, namun ia tak berasal dari tim saya. Jadi, tak ada team order," pungkasnya.
Saat ini, Bagnaia tengah duduk di peringkat kedua pada klasemen pembalap dengan koleksi 202 poin, tertinggal 52 poin dari Fabio Quartararo. Martin sendiri tengah berada di peringkat 11 dengan koleksi 82 poin, tengah memperebutkan gelar debutan terbaik dengan Enea Bastianini, yang tertinggal 11 poin darinya.
Sumber: Corsedimoto
Baca Juga:
Jack Miller Jelaskan Alasan Bantu Pecco Bagnaia di MotoGP Austin
Tak Terima Dihukum, Jorge Martin: Harusnya Saya Bisa Bekuk Pecco Bagnaia
Andrea Dovizioso 'Gagal Paham' Mentalitas Para Rider Moto3, Tuduh Belajar Curang
Kompetitif di Austin, Tanda Andrea Dovizioso Mulai 'Comeback'?
Para Rider MotoGP Tanggapi Insiden Mengerikan di Moto3 Austin
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Psywar? Didier Deschamps: Spanyol Unggulan Lolos ke Final, Bukan Prancis!
Piala Dunia 14 Juli 2026, 12:30
-
Paul Scholes Ingatkan MU: Youri Tielemans Saja Tidak Cukup!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











