Jorge Martin Terjepit 2 Motor, Lebih Marah Karena Ducati Tak Kompetitif
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2022 13:04
Bola.net - Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, kecewa gagal finis dalam MotoGP Qatar di Losail, Minggu (6/3/2022) akibat tertabrak Pecco Bagnaia. Namun, ada hal yang membuatnya lebih marah lagi, yakni fakta bahwa Ducati Desmosedici GP22 miliknya tak kompetitif. Hal ini ia sampaikan lewat Crash.net usai balap.
Martin yang start dari pole, nyaris bertabrakan dengan Enea Bastianini di trek lurus. Demi menghindar, ia pun harus menutup gas. Sialnya, para pembalap lain justru menyalipnya. Alhasil ia melorot ke posisi ketujuh pada lap pertama. Pada Lap 7, ia turun satu posisi lagi usai disalip oleh rider Suzuki Ecstar, Alex Rins.
"Saya tak menjalani start dengan baik, namun tetap di posisi tiga besar. Namun, saya terlalu dekat dengan Enea sehingga harus menutup gas. Banyak rider menyalip saya, dan dari sana semuanya berjalan salah," curhat Martin, yang musim lalu justru tampil oke usai start dari pole dan finis ketiga dalam MotoGP Doha.
Pertama Kali Cemaskan Nyawa Sendiri
Pada Lap 11, Martin makin tertinggal jauh dari Rins dan tandemnya, Joan Mir, bahkan didekati oleh Bagnaia. Bagnaia pun berusaha menyalipnya pada awal Lap 12 di Tikungan 1, namun ban depan rider Ducati Lenovo Team itu justru selip. Ia terjatuh, dan sialnya menyeret Martin ke gravel. Martin mengaku sempat ketakutan.
"Itu pertama kalinya saya takut atas hidup saya, karena saya masuk ke gravel begitu cepat, terjepit di antara dua motor, dan saya mendorong salah satu motor dengan tangan saya, yakni motor Pecco. Saya merasakan sakit pada ibu jari kanan. Semoga tak ada yang patah sehingga kami bisa balapan di Indonesia," kisahnya.
Usai kecelakaan, Bagnaia segera meminta maaf dan bahkan membantu Martin bangkit dari gravel. Namun, Martin mengaku bukan kecelakaan ini yang bikin dirinya kesal, melainkan fakta bahwa performa Ducati mengalami anomali. Sama seperti keluhan Bagnaia dan Jack Miller, GP22 justru kehilangan tenaga mesin di trek lurus.
Ducati Tak Bisa Saingi Aprilia dan Suzuki
![]()
Padahal, tenaga mesin adalah hal yang selama ini jadi kekuatan terbesar Ducati. Martin menyebut motornya kini sulit bersaing dengan Suzuki dan Aprilia, yang selama ini top speed-nya justru biasa-biasa saja di trek lurus. "Saya tidak senang. Kecelakaan memang kadang bisa terjadi. Tapi saya marah karena tak bisa kompetitif," ujarnya.
"Saya berharap memperebutkan podium atau kemenangan, namun ritme balapnya tidak ada. Kami mengalami masalah. Saya tak bisa menyalip Aprilia dan Suzuki. Kini saya tak tahu apa tepatnya kekuatan kami. Kami tak bahkan punya kekuatan. Kami harus lebih baik, karena dalam balapan ini hasil maksimal kami hanyalah posisi 7-8," tutup Martin.
Tiga pengendara Desmosedici GP22 lainnya, yakni Miller (Ducati Lenovo Team), Johann Zarco (Pramac Racing), dan Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team) masing-masing gagal finis, finis kedelapan, dan finis ke-13. Uniknya, sang pemenang, yakni Enea Bastianini (Gresini Racing) mengendarai Desmosedici GP21.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Joan Mir Kecewa Berat: Suzuki Makin Oke, Tapi Keok di MotoGP Qatar
Kendala Elektronik Ducati Bikin Motor Jack Miller 'Tersesat' di MotoGP Qatar
Gresini Kental Nuansa Indonesia, Enea Bastianini Diminta Menang Lagi di Mandalika
Sebut MotoGP Qatar 'Bencana', Fabio Quartararo Makin Ragu Soal Kontrak Yamaha
Gagal Finis di Qatar, Pecco Bagnaia Kritik Ducati: Saya Ini Bukan Test Rider
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












