Kaget Bisa Podium di MotoGP Australia, Marco Bezzecchi Malah Salip Pecco Bagnaia di Klasemen Pembalap
Anindhya Danartikanya | 20 Oktober 2025 14:40
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku tidak menyangka bisa naik podium dalam balapan utama MotoGP Australia di Phillip Island, minggu (19/10/2025). Sebab, memperbaiki posisi usai dijatuhi dua long lap penalty tidaklah mudah dilakukan.
'Bez' dihukum usai menabrak Marc Marquez di Mandalika. Namun, ia tetap dijagokan menang, karena ritmenya sangat cepat, apalagi ia memenangi Sprint. Sebagai catatan, sampai kini hanya Jack Miller yang mampu menang usai dihukum dua long lap, yakni di MotoGP Prancis 2021.
Selepas start, Bezzecchi langsung memimpin, diikuti Raul Fernandez dan Pedro Acosta. Usai menjalani long lap pertama pada Lap 5, ia melorot ke posisi ketiga. Long lap kedua ia jalani pada Lap 7, dan ia melorot ke posisi keenam. Sejak itu, ia harus susah payah mengejar grup terdepan.
Hanya Berusaha Melaju Secepat Mungkin

Secara perlahan tapi pasti, Bez menyalip Fabio Quartararo, Pedro Acosta, dan Alex Marquez jelang finis sehingga finis ketiga. "Ini hasil luar biasa. Balapan ini sangat berat. Saya sama sekali tak memikirkan kemenangan. Hanya para jurnalis yang memikirkannya," ujarnya dalam jumpa pers.
"Saya bahkan tak menyangka bisa naik podium. Jujur, saya hanya berusaha tampil secepat mungkin saat menjalani long lap pertama agar tidak terjebak di dalam rombongan. Usai long lap kedua, saya ada di posisi keenam, dan itu sudah lebih baik dari yang saya kira," lanjutnya.
Kenyataannya, anak didik Valentino Rossi ini masih bisa mengejar rivalnya dan akhirnya finis ketiga. Hasil ini melanjutkan momentum apik Bez sejak pertengahan musim, dan bukti bahwa Aprilia sangatlah kompetitif. Apalagi rider Trackhouse Racing, Raul Fernandez, berhasil menang.
Benarkah Kini Aprilia Selevel dengan Ducati?
Tak cuma itu, berkat hasil ini, kini Bezzecchi naik ke peringkat ketiga klasemen pembalap, menyalip Pecco Bagnaia. Hal ini seolah memberi indikasi bahwa Aprilia kini bisa bersaing dengan Ducati, yakni pabrikan juara 2025 yang tahun lalu dibela oleh Bezzecchi lewat Pertamina Enduro VR46.
Namun, Bez ogah membandingkan kedua motor ini. "Saya tak tahu. Bagi saya, tak mungkin membandingkannya. Saya tidak mengendarai Ducati; saya adalah pembalap Aprilia. Namun, saya bisa bilang saya merasa sangat nyaman dengan motor saya," ungkap pembalap 27 tahun ini.
"Para insinyur melakukan pekerjaan luar biasa. Kami tampil cukup konsisten. Namun, kini semua tim makin dekat satu sama lain, jadi mungkin kami harus bekerja lebih keras. Saya tak tahu bagaimana menjawabnya secara spesifik, tapi saya rasa kami sedang membuat kemajuan,” tutupnya.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Pecco Bagnaia Jeblok Lagi di MotoGP Australia, Ngaku Mending Kecelakaan Ketimbang Finis Terakhir
Para Pemenang Baru di MotoGP 2025: Semuanya dari Tim Satelit, Termasuk Raul Fernandez
Kayak Avengers! Dukungan Chris Hemsworth Bikin Fabio di Giannantonio Naik Podium di MotoGP Australia 2025
Aprilia Berjaya! Kemenangan Tak Terduga Raul Fernandez di MotoGP Australia 2025 Catat Banyak Rekor Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












