Kemenangan Alex Rins Tak Bikin Joan Mir Kecil Hati
Anindhya Danartikanya | 26 April 2019 13:10
Bola.net - - Debutan Suzuki Ecstar, Joan Mir meyakini bahwa Alex Rins punya peluang yang baik untuk merebut gelar dunia MotoGP musim ini, asal tim mereka mampu memperbaiki performa pada sesi latihan dan kualifikasi. Hal ini disampaikan Mir dalam wawancaranya dengan Marca menjelang MotoGP Jerez, Spanyol pekan depan.
Rins 'resmi' dianggap sebagai kandidat juara oleh para rivalnya usai merebut kemenangan di Austin, Texas dua pekan lalu. Meski begitu, Rins dan Mir sama-sama yakin performa GSX-RR masih harus diuji di sirkuit-sirkuit dengan karakter berbeda, dan Mir menyebut masalah utama yang harus diperbaiki Suzuki adalah sektor lap tunggal.
"Tentu Alex kandidat juara. Hasil kami tergantung jenis sirkuit, dan bisa kita lihat Suzuki tertinggal di sesi latihan. Untungnya, dalam balapan kami selalu mampu bertarung di depan. Atas alasan ini, orang menjagokan Suzuki dan Alex untuk menang atau podium. Tapi jika ingin merebut gelar, kami harus lebih cepat," ujarnya.
Tak Iri Lihat Hasil Rins

Di lain sisi, rider Spanyol berusia 21 tahun ini mengaku tak iri melihat Rins merebut kemenangan di Austin. Mir menyatakan bahwa keduanya memiliki target berbeda tahun ini. Rins sebagai rider utama Suzuki punya tugas besar dalam meraih kemenangan, sementara Mir yang masih berstatus debutan, masih difokuskan untuk beradaptasi.
"Apa yang dilakukan Alex tak memengaruhi saya. Sejak pertama kali bertandem, kami tahu kami menghadapi 'perang' berbeda. Alex punya pengalaman tiga tahun, ia tampil baik, harus fokus membawa Suzuki ke level maksimal, mencoba menang, dan naik podium. Sementara itu, saya harus memperbaiki gaya balap, belajar, dan berusaha mendekatinya," ungkapnya.
Tetap Pede Jelang Jerez
Kini, menjelang MotoGP Spanyol di Jerez pekan depan, Mir tetap mengusung kepercayaan diri tinggi, meski hanya bisa finis ke-17 di Austin usai dijatuhi ride through penalty akibat dianggap melakukan jump start.
"Usai finis, saya merasa tak kurang apa pun. Kami menganalisa 10 lap terakhir, dan ritme saya sama dengan para rider di podium. Saya sangat marah saat tahu hal ini, apalagi usai dianggap melakukan jump start. Kami jelas punya ritme yang baik. Dengan sedikit keberuntungan dan kepercayaan diri, kami bisa lebih baik lagi," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
PSS Sleman Terpuruk di Awal Musim, Pieter Huistra Ungkap Biang Masalahnya
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:43
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 13:36
-
Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia 28 September
Tim Nasional 21 September 2026, 13:33
-
Mental Baja Persib Bandung: Tuntaskan 'Raja Terakhir' Bernama Persijap Jepara
Bola Indonesia 21 September 2026, 13:12
-
Matheus Cunha Tegaskan Manchester United Masih Percaya 100% kepada Michael Carrick!
Liga Inggris 21 September 2026, 13:00
-
Isu Pemecatan Kian Kencang Berhembus, Michael Carrick: Bodo Amat!
Liga Inggris 21 September 2026, 12:45
-
Marcus Rashford Dikritik, Michael Carrick Pasang Badan (Lagi)
Liga Inggris 21 September 2026, 12:15
-
Eugenia Diva Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026 Melalui Cabor Wushu
Olahraga Lain-Lain 21 September 2026, 11:37
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33










