Ketika Rider MotoGP Ikut Balap Sepeda Gunung Bergengsi
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2019 11:00
Bola.net - - Sepeda sudah menjadi bagian penting dalam persiapan fisik para pebalap MotoGP, mengingat metode latihan ini dinilai sangat membantu kebugaran mereka. Beberapa dari mereka bahkan kerap turun dalam ajang balap sepeda di Eropa dan Amerika Serikat. Salah satu rider MotoGP yang sangat menggemari sepeda sampai ke akar-akarnya adalah Aleix Espargaro.
Espargaro diketahui kerap berlatih dengan para pebalap sepeda Spanyol dan Andorra, dan belakangan ini menjadi sorotan karena turun dalam salah satu ajang balap sepeda gunung (MTB) paling bergengsi di dunia, yakni Cape Epic 2019, yang digelar di Cape Town, Afrika Selatan. Mengingat MotoGP sedang 'libur' selama tiga pekan sebelum MotoGP Argentina digelar pada 29-31 Maret nanti, Espargaro menghabiskan waktu dengan mengikuti ajang ini.
"Saya tak pernah ikut balapan berlevel internasional, jadi ini bakal sulit dan terasa lama. Tapi saya sudah bersiap dan ingin tetap kompetitif di babak-babak terakhir seperti yang pertama. Target utama saya, secara fisik mampu bertahan selama delapan hari dengan level tinggi. Jika tak punya masalah teknis dan fisik, kami mungkin bisa masuk 25-30 besar, dan ini bakal jadi hasil yang hebat," ujarnya kepada Motorsport.com.
8 Hari Tempuh 624 km

Cape Epic pertama kali digelar pada 2004 dan berlangsung selama delapan hari, dengan panjang rute 624 km dan terdiri dari 16.650 meter posisi elevasi. Espargaro, yang merupakan rider Aprilia Racing Team Gresini, akan bertandem dengan Ibon Zugasti, pesepeda gunung berpengalaman asal Spanyol yang juga partner latihannya.
"Meski ini ajang bergengsi, semua bilang saya harus santai saja. Ada lebih dari 16.000 meter posisi elevasi dalam delapan hari, jadi ini gila! Orang bilang balapan ini bakal terasa lebih menyenangkan bila dijalani dengan santai. Setiap babak berjalan panjang, empat jam per hari, dan semua peserta berlatih keras. Fisik saya baik-baik saja, tapi saya masih muda dan sangat 'lapar'!" tuturnya.
Bisa Banting Setir
Kakak Pol Espargaro ini pun mengaku ingin menjadi pebalap sepeda profesional andai tak berprofesi sebagai rider MotoGP. Rider Spanyol ini mengaku tak mencintai sepeda sejak anak-anak, dan kegemarannya ini baru muncul lima tahun lalu. Meski begitu ia, akan mempertimbangkan banting setir ke ajang balap sepeda bila suatu saat nanti kariernya di MotoGP berakhir.
"Saya baru menggemari sepeda selama 4-5 tahun belakangan, mengingat saya sangat terikat dengan motor. Saya sangat ingin menjadi lebih kompetitif, meski saya belum tahu bakal fokus pada sepeda gunung atau sepeda trek jalanan. Saya suka sepeda trek jalanan, tapi itu justru lebih sulit dari sepeda gunung. Saya sangat menghormati semua pesepeda. Saya mencintai olahraga ini dan saya masih 29 tahun, kita lihat saja nanti di masa depan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






