Kevin Schwantz: Fabio Quartararo Luar Biasa Cepat, Tapi Joan Mir Bakal Juara
Anindhya Danartikanya | 21 Oktober 2020 15:12
Bola.net - Legenda MotoGP sekaligus juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, mengakui bahwa Fabio Quartararo merupakan rider dengan talenta dan kecepatan yang luar biasa. Namun, ikon balap Suzuki ini justru yakin Joan Mir lah yang akan menjuarai MotoGP 2020, jika melihat konsistensinya musim ini walau belum meraih kemenangan.
Dalam podcast 'In The Fast Lane', Selasa (20/10/2020), Schwantz mengaku sangat menikmati kompetisi musim ini yang sangat sulit diprediksi, namun ia tak memungkiri Quartararo dan Mir paling membuatnya terkesan. Ia menilai Quartararo sebagai rider yang pantang menyerah, dan menilai Mir sebagai rider yang sangat tenang.
Pria asal Texas ini pun mengaku takjub pada pertarungan Quartararo dan Mir, ditambah Maverick Vinales, di Le Mans, Prancis pada Minggu (11/10/2020) lalu. Dalam balapan itu, ketiga rider yang sama-sama kandidat juara ini 'hanya' memperebutkan posisi kesembilan, namun bertarung seolah tengah memperebutkan kemenangan.
Harus Hindari Kesalahan Apa pun

"Saya rasa setiap pembalap memang harus konsisten di setiap pekan. Anda tak bisa membuang-buang 10-15 poin. Di Le Mans, Fabio berhasil mengungguli Joan, dan itu contoh nyata bahwa Anda memang harus tampil sebaik mungkin di tiap pekan, mengandalkan apa pun yang Anda punya," ungkap Schwantz.
Menjelang MotoGP Teruel, 23-25 Oktober nanti, tiga rider teratas kini hanya terpisahkan 13 poin. Schwantz yakin Mir, Quartararo, dan Vinales tak boleh melakukan kesalahan jelang akhir musim. Lagi-lagi, Schwantz menjadikan Quartararo sebagai contoh, mengingat ia start dari pole di Aragon, namun hanya finis ke-18 dan pulang tanpa poin.
"Dengan empat balapan tersisa, sangat menarik melihat ada margin 10 poin di antara kandidat juara. Tapi mereka bisa mengalami apa pun di tiap pekan balap. Seperti yang kita lihat dari Fabio di Aragon, Anda bisa kehilangan 25 poin begitu saja. Jika begini, rider yang ada di peringkat 5 tahu-tahu bisa memimpin klasemen!" ujarnya.
Sempat Mengira Quartararo Bikin 2020 Membosankan
Meski mengakui kekuatan Quartararo, uniknya Schwantz yakin Mir lah yang bakal merebut gelar musim ini, tak peduli apakah rider Spanyol itu bakal meraih kemenangan atau tidak. "Menurut saya si #36, meski masih sangat muda, telah menunjukkan kedewasaan luar biasa tahun ini. Saya yakin Joan bakal berhasil juara," tuturnya.
"Fabio punya kecepatan luar biasa. Usai Marc Marquez kecelakaan di Jerez, saya pikir ia bakal bekerja sangat baik dan membuat musim ini bakal membosankan. Ia telah melakukan segalanya, tapi ternyata tak konsisten. Jadi, saya harap Suzuki, dengan konsistensi mereka, bisa memberikan keuntungan untuk Joan," pungkas El Pajarito.
Saat ini, Mir tengah memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 121 poin, diikuti Quartararo di peringkat kedua dengan 115 poin. Peringkat ketiga dan keempat masing-masing diduduki oleh Vinales dengan 109 poin dan Andrea Dovizioso dengan 106 poin. Peringkat ketiga ditempati oleh Takaaki Nakagami dengan 92 poin.
Sumber: Podcast 'In The Fast Lane'
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
Casey Stoner: Jika Mau Juara MotoGP Lagi, Ducati Harus Pelajari Yamaha
Casey Stoner Sebut MotoGP Jadi 'Kacau' Tanpa Marc Marquez
Stoner: Rossi Pemberani, Tak Seharusnya Anggap Podium Bagai Kemenangan
Bos Honda Puji Keberanian Alex Marquez Buru Kemenangan di Aragon
Franco Morbidelli 'Takut' Lihat Performa Suzuki di Aragon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










