Kewalahan, Suzuki Akhirnya Akui Butuh Sosok Pengganti Davide Brivio
Anindhya Danartikanya | 26 Agustus 2021 12:20
Bola.net - Suzuki Ecstar akhirnya paham bahwa mereka butuh sosok krusial seperti Davide Brivio sebagai manajer tim di MotoGP. Lewat situs resmi kejuaraan pada Selasa (24/8/2021), sang direktur tim, Shinichi Sahara, dan sang manajer teknis, Ken Kawauchi, mengakui akan mencari sosok pengganti Brivio untuk 2022.
Brivio memang merupakan sosok penting di MotoGP. Ia dikenal sebagai orang paling berjasa atas kedatangan Valentino Rossi ke Yamaha pada 2004. Ia juga membantu Suzuki menjadi tim yang solid dan garang hingga sukses merebut gelar dunia pembalap dan tim pada 2020 lewat Joan Mir, usai penantian 20 tahun.
Meski sukses bersama Suzuki, Brivio secara mengejutkan justru hengkang pada Januari lalu, yakni demi menjadi Direktur Balap Alpine F1 Team di Formula 1. Kepergian Brivio memang tak terlalu memengaruhi performa Suzuki di lintasan, namun para petinggi lainnya merasakan tugas yang kian menumpuk.
Sempat Bentuk Komite Berisi 7 Orang demi Gantikan Brivio

Usai Brivio hengkang, Suzuki bahkan membentuk 'komite' berisi tujuh orang pada Februari untuk berbagi tugas. Mereka adalah Sahara, Kawauchi, Mitia Dotta, Roberto Brivio (koordinator tim), Alberto Gomez (Manajer Pemasaran dan Komunikasi), Frankie Carchedi (crew chief Joan Mir) dan Jose Manuel Cazeaux (crew chief Alex Rins).
Namun, Kawauchi mensinyalir bahwa komite ini tak efektif. "Masalahnya sederhana saja, kami kekurangan satu orang, hingga ada pekerjaan lebih bagi kami semua untuk dilakukan. Meski begitu, kami saling membantu dan saya merasa bahwa tim kami jadi makin kompak. Ini adalah aspek yang positif," ungkapnya.
"Namun, tentu sangatlah sulit untuk mengatur segalanya. Inilah alasan kami ingin menemukan solusi yang baik. Jika kami bisa menemukan cara untuk memilah-milah pekerjaan lebih baik, mungkin kami akan mengubah struktur tim. Namun, itu takkan terjadi tahun ini," lanjut pria asal Jepang tersebut.
Tegas Tekad Ubah Struktur Tim di MotoGP 2022

Sosok yang paling kehilangan Brivio adalah Sahara, yang menanggung porsi tugas paling besar di antara anggota komite lainnya. Ia mengakui perubahan struktur tim takkan dilakukan pada sisa musim ini, namun sangat berharap pihaknya bisa segera mendapatkan manajer tim baru untuk MotoGP 2022.
"Kepergian Davide bikin kami kewalahan karena saya kini jadi punya pekerjaan lebih. Pasalnya, saya harus mengambil alih seluruh tugasnya. Kami pun akan mempertahankan struktur tim kami yang sekarang sampai akhir musim nanti. Namun, kami mulai berpikir soal perubahan untuk tahun depan," tutupnya.
Awal tahun ini, juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz, sempat mengajukan diri untuk jabatan itu, begitu pula eks Team Principal Ducati Team dan Repsol Honda, Livio Suppo. Nama lain yang sempat muncul adalah Paul Denning (Manajer Pata Yamaha WorldSBK), Gino Borsoi (Sporting Director Aspar Team), Pablo Nieto (Manajer Sky Racing VR46), dan Francesco Guidotti (Manajer Pramac Racing).
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Pep Guardiola Tersanjung Marc Marquez Kunjungi Markas Manchester City
- Savadori Kembali, Aprilia Pastikan Vinales Tak Turun di MotoGP Inggris
- Andrea Dovizioso Berpotensi Bela Petronas Yamaha SRT di MotoGP Aragon
- Valentino Rossi Ucap Satu Harapan Terakhir Sebelum Pensiun: Naik Podium Lagi
- Valentino Rossi: Jangan Cemas, MotoGP Bakal Tetap Seru Tanpa Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












