Kini Bela Ducati Team, Jack Miller Siap Tutup Mulut Para Tukang Nyinyir
Anindhya Danartikanya | 11 Februari 2021 12:45
Bola.net - Jack Miller meyakini bahwa sembilan podium yang ia raih selama dua tahun belakangan bersama Pramac Racing belum cukup untuk menutup mulut orang-orang yang meragukan kemampuannya di MotoGP. Atas alasan ini, ia pun mengaku bertekad bekerja lebih keras bersama Ducati Lenovo Team musim ini.
Miller memang jadi pusat kontroversi pada 2015, karena lompat langsung dari Moto3 ke MotoGP. Kala itu, ia masih berusia 20 tahun dan dianggap belum matang berlaga di kelas tertinggi, apalagi tanpa pengalaman di Moto2. Ia sempat menang bersama Honda di Belanda pada 2016, namun harus susah payah meraih trofi lagi.
Jatuh bangun bersama Honda, Miller pun beralih ke Pramac pada 2018 dan tim itu membimbingnya untuk menjadi rider yang lebih dewasa dan tangguh. Hasilnya pun terlihat pada 2019, saat ia meraih lima podium. Rider Australia ini pun makin kuat pada 2020, meraih empat podium dan bahkan mengancam persaingan di papan atas.
Terlecut oleh Nyinyiran Orang
Meski belum menang lagi, usaha keras Miller di Pramac membuat Ducati takjub dan menaruh percaya padanya untuk membela tim pabrikan mereka pada 2021. Lewat Autosport pada Rabu (10/2/2021), Miller mengaku ingin tampil lebih kompetitif tahun ini, dan motivasi terbesarnya adalah orang-orang yang kerap 'nyinyir' soal kiprahnya.
"Anda harus tahu apa yang bisa melecut motivasi Anda, dan itulah kekuatan besar yang memotivasi saya. Masih ada orang-orang di luar sana yang akan berkata semau mereka, tapi jelas saya ingin bekerja sebaik mungkin. Jika saya bisa terus berkembang dan hasil saya makin baik, maka masalah bakal beres dengan sendirinya," ujarnya.
Miller juga menyebut dua kompatriotnya yang pernah membela Ducati, Troy Bayliss dan Casey Stoner, sebagai sumber inspirasinya. Bayliss, tiga kali juara WorldSBK, memang tak pernah menjuarai MotoGP seperti Stoner, namun sempat meraih kemenangan bersejarah di Valencia 2016 saat menggantikan Sete Gibernau yang cedera.
Troy Bayliss-Casey Stoner Takkan Jadi Beban Ekstra
"Motivasi saya membesar usai tumbuh dewasa dengan menonton rider-rider seperti Troy dan Casey yang pernah balapan memakai warna ini. Itulah alasan saya merasa bahwa membela Ducati menjadi hal yang sangat spesial, karena saya tumbuh dewasa mengidolakan mereka," ungkap pembalap berusia 26 tahun ini.
"Saya kritikus tertajam untuk diri saya sendiri dan sudah memberi cukup tekanan untuk diri sendiri, saya tak perlu cari-cari di tempat lain. Jadi, Troy dan Casey tak jadi beban tambahan. Mereka para pembalap yang fantastis dan saya hanya ingin jadi versi terbaik dari diri saya, namun tentu saya ingin mencapai level mereka. Hanya waktu yang akan menjawab," tutupnya.
Miller akan kembali turun lintasan dengan Desmosedici GP20 miliknya dalam uji coba pramusim di Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua seri pembuka di sirkuit yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: Autosport
Video: Kebakaran Besar di Sirkuit MotoGP Argentina
Baca Juga:
Pecco Bagnaia: Ducati Punya Daya Tarik yang Tak Dimiliki Pabrikan Lain
Ducati: Jack Miller Bisa Rebut Gelar, Namun Harus Lebih Rileks
Valentino Rossi Sindir Sete Gibernau: Andai Dulu Tak Main Kotor, Kau Bakal Lebih Sering Menang
'Mirip, Valentino Rossi-Marc Marquez Sama-Sama Keji di Lintasan'
Fabio Quartararo Akui Sempat Positif Covid-19, Kondisi Fisik Menurun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



