Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2026 12:02
Bola.net - Di tengah ramainya rumor kepindahan Fabio Quartararo ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027, Alex Rins meyakini bahwa ini saatnya Yamaha mulai mendengar masukan darinya dan Jack Miller dalam pengembangan motor YZR-M1 sepanjang 2026.
Beberapa musim terakhir, hubungan Quartararo dan Yamaha terus memburuk, terutama akibat jebloknya performa M1 setelah mereka menjuarai musim 2021. Mesin V4 yang dihadirkan jelang 2026 sebagai pengganti inline 4 juga belum terbukti garang.
Quartararo pun blak-blakan mengaku sedang menjalani negosiasi dengan tim lain, termasuk Honda. Atas alasan inilah, Rins, yang selama tiga musim terakhir setim dengan Quartararo di Monster Energy Yamaha, berharap masukannya mulai didengar.
Sebut Yamaha Lebih Perhatian ke Fabio Quartararo

"Kita lihat apakah mereka (Yamaha) akan lebih memperhatikan kami yang lain. Saya tidak bilang mereka tidak mendengarkan saya atau Jack. Namun, memang benar bahwa mereka sangat fokus pada Fabio," ujar Rins kepada Motorsport.com Espana, Senin (23/2/2026).
"Yamaha menaruh banyak kepercayaan pada Fabio, dan motor tahun lalu disesuaikan dengan preferensinya. Sama dengan mesin V4. Fabio paling diuntungkan dari peningkatan yang datang. Perangkat baru selalu didahulukan untuknya, lalu untuk yang lain," lanjutnya.
Hal serupa pun terjadi pada hari kedua tes pramusim Buriram, Thailand, pada Minggu (22/2/2026), di mana Yamaha meminta Rins menyerahkan salah satu motornya untuk dijajal oleh Quartararo. Alhasil, Rins hanya bekerja dengan satu motor.
Saran Alex Rins untuk Yamaha
Seperti pembalap Yamaha yang lain, Rins juga belum menemukan kekuatan dari mesin V4 baru Yamaha. Ia pun berharap pabrikan Garpu Tala mau mendengarkan penjelasannya, begitu juga Miller yang berpengalaman dengan mesin itu di Honda, Ducati, dan KTM.
"Saya mencoba untuk sejelas mungkin dalam penjelasan saya. Memang benar kami masih kekurangan kecepatan maksimal, tetapi pertama-tama kami harus coba meningkatkan traksi, kemampuan menikung, dan bikin motor lebih mudah berbelok," tuturnya.
"Jika itu tidak terjadi, maka tidak peduli jika kami memiliki lebih dari 50 tenaga kuda, karena kami tetap tidak akan bisa melaju cepat," pungkas Rins, yang sebelumnya pernah menjajal mesin V4 saat membela LCR Honda Castrol pada 2023.
Sumber: Motorsportcom Espana
Baca Juga:
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
















