KTM Tech 3 Tetap Bangga Meski Batal Podium di MotoGP Qatar 2025: Terima Kasih, Maverick Vinales!
Anindhya Danartikanya | 15 April 2025 14:46
Bola.net - Manajer Team Red Bull KTM Tech 3, Nicolas Goyon, mengaku pihaknya tetap bangga dan mensyukuri performa mentereng Maverick Vinales di MotoGP Qatar 2025, Senin (14/4/2025) dini hari WIB, meski 'Top Gun' dihukum 16 detik akibat melanggar batas minimum tekanan ban sepanjang balapan utama.
Vinales start dari posisi 6 dalam balapan ini dan membuat kejutan. Ia naik ke posisi ketiga setelah Franco Morbidelli memimpin balapan diikuti Marc Marquez, sementara Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio bersenggolan pada Lap 3.
Pada Lap 4, Vinales tersalip oleh Bagnaia, tetapi membalas pada Lap 7, sebelum menyalip Marquez dan naik ke posisi kedua pada Lap 10. Pada lap berikutnya, ia menyalip Morbidelli dan secara mengejutkan memimpin balapan. Namun, ia tersalip oleh Marc Marquez lagi pada Lap 16 usai melebar di Tikungan 6.
Senang Lihat Maverick Vinales di Papan Atas

Marc Marquez pun menang, sementara Vinales melewati garis finis di posisi kedua. Namun, tepat setelah finis, FIM Stewards mengumumkan Vinales diinvestigasi akibat potensi pelanggaran batas minimum tekanan ban. Ia pun dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 16 detik, sehingga dinyatakan finis ke-14.
Meski merasa kecewa atas penalti ini, Goyon tetap menyebut performa Vinales luar biasa. "Sangat jelas kami meninggalkan Qatar dengan rasa pahit setelah mendapatkan penalti di akhir balapan. Maverick menjalani akhir pekan yang luar biasa, dengan sesi kualifikasi terbaiknya musim ini," ujarnya.
"Ia menunjukkan performa mengesankan, melaju dengan kecepatan tinggi dan bersaing di barisan depan bersama para pembalap teratas. Motor bekerja dengan sangat baik, dan ia mencatatkan lap tercepat kedua dalam balapan, jadi semua berjalan dengan baik," lanjutnya dalam rilis resmi tim.
Aturan yang Terkadang Tidak Adil
Goyon, yang sebelumnya menjabat sebagai crew chief Tech 3, menyatakan bahwa aturan batas minimum tekanan ban MotoGP yang diberlakukan Michelin tidaklah ideal. Namun, pihaknya tetap lapang dada menerima hukuman yang dijatuhkan kepada Vinales atas nama sportivitas.
"Kami dapat penalti karena tekanan ban yang rendah, aturan yang kadang terasa tak adil. Namun, aturan tetap aturan, dan kami harus menerimanya. Ini tak mengurangi performanya, yang akan tetap kami ingat menuju seri berikutnya. Terima kasih atas akhir pekan yang kuat, Maverick," tutup pria Prancis tersebut.
Skuad Red Bull KTM Tech 3 akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Spanyol yang digelar di Sirkuit Jerez pada 25-27 April 2025 mendatang.
Sumber: Tech 3 Racing
Baca Juga:
Tembus 8 Besar, Aldi Satya Mahendra Ingin Lebih Konsisten di Papan Atas WorldSSP 2025
Franco Morbidelli Sempat Gugup Tunggu Investigasi Maverick Vinales, Deja vu MotoGP Mandalika 2024
Pecco Bagnaia dan Franco Morbidelli Saling Antarkan Trofi Usai Maverick Vinales Dipenalti di MotoGP Qatar 2025
Ducati Sebut Kesuksesan Marc Marquez di MotoGP 2025 Tak Lepas dari Kerja Keras Pecco Bagnaia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:55
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:52
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 18:40
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















