Lewati 4 Tahun Kelam, Franco Morbidelli Sempat Merasa Tak Pantas Naik Podium di MotoGP Argentina
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2025 14:40
Bola.net - Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Franco Morbidelli, sangat lega finis ketiga dalam balapan utama MotoGP Argentina di Termas de Rio Hondo, Senin (17/3/2025) dini hari WIB. Ini adalah podium pertamanya sejak finis ketiga di Jerez, Spanyol, pada 2021, tepatnya setelah 1414 hari penantian.
Sepanjang akhir pekan, Morbidelli tak dalam kondisi fit akibat demam, sehingga hanya mampu start kedelapan. Namun, dalam balapan utama, ia mampu tampil menggebrak meski mengambil keputusan nekat dengan memakai ban belakang lunak, ketika mayoritas rivalnya memakai ban belakang medium.
Selepas start, Morbidelli naik ke posisi keenam, sebelum menyalip Fabio di Giannantonio, Johann Zarco, dan Pecco Bagnaia dalam empat lap saja. Sejak itu, juara dunia Moto2 2017 ini meninggalkan para rivalnya, meski sulit mengimbangi kecepatan dan ritme Marquez Bersaudara. Ia pun sukses finis ketiga.
Sempat Merasa Tidak Cukup Baik

Podium ini seolah mengobati masa kelam Morbidelli selama empat musim belakangan. Pada pertengahan 2021, ia dirundung cedera lutut berkepanjangan dan terpuruk bersama Monster Energy Yamaha. Pada 2024, ia pindah ke Pramac Racing tapi harus melewatkan masa pramusim akibat cedera gegar otak.
Namun, kini membela VR46 dan lebih berpengalaman di atas motor Desmosedici GP24, Morbidelli bisa bekerja lebih fokus dan tenang. Kerja kerasnya terbayar dengan podium di Argentina kali ini. Uniknya, rider Italia berdarah Brasil ini sempat meragukan dirinya sendiri dan merasa tak layak mendapatkan podium.
"Luar biasa. Saya sampai lupa betapa menyenangkannya hasil seperti ini. Saya sempat berpikir tak pantas mendapatkannya. Saya sempat merasa saya tak cukup baik. Saya memiliki waktu untuk memikirkan begitu banyak hal, baik yang baik maupun yang buruk, semuanya campur aduk," ujarnya dalam jumpa pers.
Sudah Bertahan Sekuat Mungkin
Anak didik Valentino Rossi ini juga mengaku lewat program 'After The Flag' bahwa kenekatannya memakai ban belakang lunak merupakan analogi yang baik dalam menggambarkan perjalanan kariernya yang penuh lika-liku, terutama selama empat musim terakhir, ketika ia kerap diragukan oleh banyak orang.
"Taruhan saya soal pilihan ban adalah cara saya bertahan, seperti yang saya lakukan selama empat tahun terakhir. Selama empat tahun, kami bertahan begitu kuat, dan rasanya luar biasa. Tim saya layak mendapatkannya. Kami memulai musim dengan sangat baik. Sejak tes pramusim, kami memperbaiki titik lemah kami sedikit demi sedikit," tuturnya.
"Kami masih harus memperbaiki beberapa area, seperti posisi start yang belum sesuai keinginan saya. Namun, posisi ketiga ini terasa luar biasa. Saya sudah tahu kami akan mengalami penurunan performa, tetapi saya mencoba bertahan sekuat mungkin, seperti yang saya lakukan dalam empat tahun terakhir, dan itu berhasil," pungkas Morbidelli.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
Alex Marquez Sebut 2025 Periode Terkuatnya di MotoGP Karena Klop dengan GP24
Alex Marquez Tersinggung Dituduh Selalu Ngalah ke Marc Marquez, Merasa Tak Dihormati Sebagai Pembalap
Bukan Pecco Bagnaia: Marc Marquez Sebut Sang Adik Rival Utama dalam Rebutan Gelar MotoGP 2025
Hasil Lengkap dan Klasemen Pembalap MotoGP 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kobbie Mainoo Tampil Impresif di Liga Champions, Michael Carrick Beri Pujian Tinggi
Liga Champions 11 September 2026, 08:35
-
Rapor Pemain Man Utd vs Sabah FK: Lisandro Martinez dan Kobbie Mainoo Gemilang
Liga Champions 11 September 2026, 07:55
-
Catatan Menarik Duel Man Utd vs Sabah FK: Carrick Ukir Rekor
Liga Champions 11 September 2026, 07:20
-
Manchester United Hajar Sabah FK 4-0, Malam Sempurna di Old Trafford
Liga Champions 11 September 2026, 06:30
-
Hasil Liga Champions Tadi Malam: Bayern dan MU Menang Telak, Como Pesta Gol
Liga Champions 11 September 2026, 05:57
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


