Lorenzo Diutamakan, Dovizioso Sadar Sempat Diragukan Ducati
Anindhya Danartikanya | 28 Maret 2018 10:20
Bola.net - - Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso mengaku sangat senang bisa membuktikan kepada semua orang, termasuk timnya sendiri, bahwa ia tak bisa diremehkan. Dalam wawancaranya dengan Sky Sport, Dovizioso mengaku sama sekali tak takut ditandemkan dengan Jorge Lorenzo sejak tahun lalu.
Dovizioso identik dengan status underdog sejak debutnya di MotoGP 2008, bahkan saat menjadi ujung tombak pengembangan Ducati sejak 2013. Kedatangan Lorenzo membuatnya makin tak tersorot, namun rider Italia ini justru menggebrak lewat prestasinya sepanjang 2017: meraih enam kemenangan, merebut runner up, dan memaksa Marc Marquez harus menunggu sampai seri terakhir untuk mengunci gelar.
Masuknya Jorge dalam petualangan Ducati buat saya merupakan hal positif, karena saya menganggapnya sebagai tantangan. Sudah jelas bahwa tadinya Ducati mengutamakan Jorge dan tak terlalu menaruh percaya pada saya. Tapi kekuatan saya, diikuti dukungan orang-orang terdekat saya, membuat hal ini tak terlalu penting, ujarnya.
Dovizioso pun mengaku perhatian Ducati yang lebih fokus pada Lorenzo tak pernah mengusiknya. Yang ia inginkan hanyalah dukungan teknis yang setara, dan menggunakannya sebagai 'senjata'. Saya tak pernah ragu Ducati akan meletakkan saya dan Jorge di level yang sama, terutama di level teknis, dan inilah satu-satunya hal yang penting bagi saya, ungkapnya.
DesmoDovi pun bersyukur dirinya selalu menanggapi masalah dengan kepala dingin. Dalam situasi itu, Anda bisa punya dua reaksi: marah atau tetap kuat; bersuara lebih lantang dan menyerang, atau mengabaikannya, fokus pada diri sendiri dan melakukan yang terbaik. Saya bukan tipe rider yang suka menciptakan masalah, meski saya bisa bila saya mau. Saya selalu coba menghindari masalah, tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










