Lorenzo: Honda Lebih 'Ramah' di Era Stoner-Pedrosa Ketimbang Era Marquez
Anindhya Danartikanya | 27 Agustus 2020 16:07
Bola.net - Test rider Yamaha, Jorge Lorenzo, meyakini Pol Espargaro takkan menemukan motor yang sefantastis bayangannya ketika ia benar-benar membela Repsol Honda di MotoGP 2021. Terlebih, tahun ini ia merasakan bahwa KTM, motor yang ia kembangkan sejak 2017, mulai kompetitif.
Usai dimanjakan KTM sejak 2017, dijadikan ujung tombak pengembangan RC16, dengan gaji cukup tinggi, Espargaro secara mengejutkan memilih hengkang menuju Repsol Honda. Pada Juni lalu, juara dunia Moto2 2013 ini menandatangani kontrak dua musim, untuk setim dengan Marc Marquez.
Lewat Diario AS, Sabtu (15/8/2020), Lorenzo mengaku yakin Espargaro mulai bertanya-tanya apakah keputusan meninggalkan KTM merupakan langkah yang tepat. Selain KTM makin garang, Honda juga terbukti tak berkutik sejak Marquez absen akibat cedera patah tulang lengan.
Honda Motor yang Rumit

Dalam lima seri balapan pertama tahun ini, tanpa kehadiran Marquez, tak satu pun rider Honda mampu naik podium. Lorenzo pun yakin ini juga akibat fakta bahwa RC213V memang motor yang sangat sulit dikendarai oleh para pembalap selain Marquez.
"Honda adalah motor yang rumit, terutama area depannya. Ada rider yang merasa ban depan tidak penting, ada juga yang merasa sangat krusial. Dalam kasus saya, stabilitas ban depan sangat penting dan saya lebih kesulitan dari yang lain," ujar Lorenzo yang membela Repsol Honda pada 2019.
Sulitnya Honda dikendalikan diyakini Lorenzo akibat para insinyur Honda yang hanya fokus pada masukan-masukan Marquez soal pengembangan RCV, dan mengabaikan ide dari rider lain. Menurutnya, hal ini tak terjadi ketika mereka masih menaungi Casey Stoner dan Dani Pedrosa 8-10 tahun yang lalu.
Beri Dampak Negatif pada Rider Honda Lain
"Saat ini, hanya Marc yang mampu menang dengan motor itu. Menurut saya, motor itu lebih ramah pada semua orang pada era Casey Stoner dan Dani Pedrosa, karena rider Honda lain saat itu juga tampil baik, seperti Marco Simoncelli, Alvaro Bautista, dan lainnya," ungkap Lorenzo.
"Sejak Marc datang, ia memang juara enam kali dalam tujuh tahun terakhir, tapi motornya jadi sangat ekstrem karena Honda sangat fokus mengikuti arahannya. Padahal gaya balapnya lain dari yang lain. Jadi jelas ini memberi dampak negatif pada rider lain," pungkas Lorenzo.
Saat ini, KTM telah meraih dua kemenangan, yakni lewat Brad Binder di Ceko dan Miguel Oliveira di Styria, serta satu podium lewat Espargaro yang finis ketiga di Styria.
Video: Kegembiraan Brad Binder Usai Menangi MotoGP Ceko
Baca Juga:
Yamaha: Susah Umumkan Kontrak Valentino Rossi di Misano
Jorge Lorenzo: Pol Espargaro Pasti Menyesal Pindah ke Repsol Honda
Gigi Dall'Igna: Wajar Cekcok dengan Andrea Dovizioso, Toh Demi Kebaikan Ducati
Jakub Kornfeil Sebut Valentino Rossi Diselamatkan 'Roh' Marco Simoncelli di MotoGP Austria
Takaaki Nakagami, Kuda Hitam Honda yang Mendadak Diandalkan Sejak Marc Marquez Absen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



