Lorenzo: Insiden Helm Sekadar 'Human Error'
Editor Bolanet | 10 April 2015 15:30
- Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo tampaknya sudah benar-benar memaafkan suplier helmnya, HJC soal insiden busa bagian dalam yang terlepas di pertengahan MotoGP Qatar lalu. Menurut Lorenzo, hal tersebut adalah kesalahan yang manusiawi.
Berkat lepasnya busa tersebut, separuh pandangan Lorenzo terhalangi. Sejatinya ia punya peluang besar memenangi balapan tersebut, namun insiden ini membuatnya harus melambat dan terpaksa puas finis keempat.
Ketika busa helm itu turun, saya tak bisa melihat jelas, jadi saya mengurangi kecepatan. Semoga hal ini tak terjadi lagi di masa depan. Tapi ini human error, saya sendiri melakukan kesalahan saat start di Austin. Jadi ini manusiawi, ujarnya kepada Speedweek.
Lorenzo pun berdalih tak ada yang bisa mengubah hasil di Qatar. Tentu saya sangat marah dan kecewa. Tapi saya, Yamaha, Alpinestars dan HJC adalah satu tim. HJC telah mendukung saya 100 persen. Kesalahan bisa dilakukan siapa saja, jadi kita harus menerimanya, tutupnya. [initial]
(sw/kny)
Berkat lepasnya busa tersebut, separuh pandangan Lorenzo terhalangi. Sejatinya ia punya peluang besar memenangi balapan tersebut, namun insiden ini membuatnya harus melambat dan terpaksa puas finis keempat.
Ketika busa helm itu turun, saya tak bisa melihat jelas, jadi saya mengurangi kecepatan. Semoga hal ini tak terjadi lagi di masa depan. Tapi ini human error, saya sendiri melakukan kesalahan saat start di Austin. Jadi ini manusiawi, ujarnya kepada Speedweek.
Lorenzo pun berdalih tak ada yang bisa mengubah hasil di Qatar. Tentu saya sangat marah dan kecewa. Tapi saya, Yamaha, Alpinestars dan HJC adalah satu tim. HJC telah mendukung saya 100 persen. Kesalahan bisa dilakukan siapa saja, jadi kita harus menerimanya, tutupnya. [initial]
Baca Juga:
Yakin Stoner Masih Kompetitif, Rossi Sebut Aneh
Dovizioso Pede Ulang Podium Tahun Lalu
Marquez Akui Tak Tahu Diskusi Honda-Stoner
Tolak Suzuka 8 Hours, Lorenzo-Rossi Ingin Ikut Balap Mobil
Tak Boleh Gantikan Pedrosa, Stoner Sindir Honda?
Rossi Tak Bantah Ingin Ikut Suzuka 8 Hours Bareng Lorenzo
'Marquez Hanya Akan Kalah di Situasi Tak Biasa'
Schwantz: Rossi Rider Paling Komplit!
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















