Lorenzo: Rossi Kembali, Tak Perlu Pembatas
Editor Bolanet | 30 Juni 2012 19:00
- Pemuncak klasemen sementara pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo menyatakan tak masalah jika Valentino Rossi kembali ke Yamaha di tahun 2013 mendatang.
Di Yamaha, Rossi meminta adanya dinding pembatas antara pitbox mereka di tahun 2008 silam dikarenakan penggunaan konstruktor ban yang berbeda. Meski sama-sama mengendarai motor YZR-M1, Rossi menggunakan Bridgestone, sedangkan Lorenzo memakai Michelin.
Namun di tahun 2009 dan 2010, saat keduanya telah sama-sama menggunakan ban Bridgestone, dinding pembatas itu masih ada. Hal inipun membuat beberapa pihak berspekulasi hubungan keduanya tak harmonis.
Meski begitu, hingga kini Lorenzo menganggap dinding pembatas itu tak perlu ada. Bahkan ia mengatakan, jika Rossi kembali ke Yamaha, ia takkan meminta dinding pembatas.
Jika Valentino kembali bergabung dengan Yamaha, jelas pihak saya tidak akan meminta dinding pembatas seperti dulu, ujar Lorenzo. Saya selalu menganggap hal itu tidak perlu dilakukan dan hingga kini saya masih meyakininya.
Lorenzo, yang menjadi juara dunia di tahun 2010 telah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha hingga akhir tahun 2014 mendatang. Namun ia mengaku Yamaha memegang kendali penuh dalam memilih siapa yang akan menjadi rekan setimnya musim depan.
Valentino merupakan pebalap yang hebat. Ia telah memenangkan begitu banyak balapan dan gelar dunia. Saya rasa ia masih bisa kompetitif di MotoGP. Ia masih merupakan pebalap yang menarik bagi Yamaha. Tapi bagi mereka pasti ada pebalap lain yang menjadi pilihan, jadi mereka lah yang menentukan, lanjut Lorenzo.
Sejak meninggalkan Yamaha di awal tahun 2011 untuk bergabung dengan Ducati, Rossi belum pernah lagi meraih kemenangan dan hanya mampu meraih dua podium.
Sejak Casey Stoner mengumumkan dirinya akan pensiun di akhir musim ini, Rossi memang dikabarkan akan kembali ke Honda atau Yamaha. (cn/kny)
Di Yamaha, Rossi meminta adanya dinding pembatas antara pitbox mereka di tahun 2008 silam dikarenakan penggunaan konstruktor ban yang berbeda. Meski sama-sama mengendarai motor YZR-M1, Rossi menggunakan Bridgestone, sedangkan Lorenzo memakai Michelin.
Namun di tahun 2009 dan 2010, saat keduanya telah sama-sama menggunakan ban Bridgestone, dinding pembatas itu masih ada. Hal inipun membuat beberapa pihak berspekulasi hubungan keduanya tak harmonis.
Meski begitu, hingga kini Lorenzo menganggap dinding pembatas itu tak perlu ada. Bahkan ia mengatakan, jika Rossi kembali ke Yamaha, ia takkan meminta dinding pembatas.
Jika Valentino kembali bergabung dengan Yamaha, jelas pihak saya tidak akan meminta dinding pembatas seperti dulu, ujar Lorenzo. Saya selalu menganggap hal itu tidak perlu dilakukan dan hingga kini saya masih meyakininya.
Lorenzo, yang menjadi juara dunia di tahun 2010 telah memperpanjang kontraknya dengan Yamaha hingga akhir tahun 2014 mendatang. Namun ia mengaku Yamaha memegang kendali penuh dalam memilih siapa yang akan menjadi rekan setimnya musim depan.
Valentino merupakan pebalap yang hebat. Ia telah memenangkan begitu banyak balapan dan gelar dunia. Saya rasa ia masih bisa kompetitif di MotoGP. Ia masih merupakan pebalap yang menarik bagi Yamaha. Tapi bagi mereka pasti ada pebalap lain yang menjadi pilihan, jadi mereka lah yang menentukan, lanjut Lorenzo.
Sejak meninggalkan Yamaha di awal tahun 2011 untuk bergabung dengan Ducati, Rossi belum pernah lagi meraih kemenangan dan hanya mampu meraih dua podium.
Sejak Casey Stoner mengumumkan dirinya akan pensiun di akhir musim ini, Rossi memang dikabarkan akan kembali ke Honda atau Yamaha. (cn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skuad Valentino Rossi Ingin Gabungkan Pembalap Senior dan Junior di MotoGP 2027
Otomotif 17 Maret 2026, 11:53
-
Valentino Rossi Tegas Tak Mau Tes Motor MotoGP: Saya Nggak Kangen!
Otomotif 13 Maret 2026, 10:52
LATEST UPDATE
-
Arema FC Lengkapi 11 Pemain Asing: Penyerang Muda Nigeria Jadi Rekrutan Terakhir
Bola Indonesia 15 September 2026, 17:15
-
Arema FC Imbau Suporter Persik Kediri Tak Hadir di Kanjuruhan, Ini Alasannya
Bola Indonesia 15 September 2026, 16:48
-
Dari Aceh hingga NTT, YPP Emtek Media Hadirkan Harapan bagi Warga Terdampak Bencana
Lain Lain 15 September 2026, 16:35
-
Elche Punya Rencana Khusus Hadapi Real Madrid: Bukan Parkir Bus, tapi Kuasai Bola
Liga Spanyol 15 September 2026, 16:12
-
Rodri Buka-bukan Ungkap Alasan Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona: Bukan Keputusan Mudah
Liga Spanyol 15 September 2026, 15:45
-
KONI Dukung PB ESI di Bawah Herindra, Bidik Prestasi Dunia dan Perkuat Game Lokal
Olahraga Lain-Lain 15 September 2026, 15:27
-
Prediksi FC Seoul vs Persib 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:24
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Dewa United 16 September 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 15:14
-
Serie A tak Lagi 'Boring': Belum Muncul Skor 0-0 hingga Pekan ke-4 Musim 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 14:48
-
Harry Kane Tembus 150 Gol di Bayern Munchen, Lebih Cepat dari Robert Lewandowski!
Bundesliga 15 September 2026, 14:15
-
Kabar Mengejutkan FC Seoul: Turunkan Tim SMA untuk Hadapi Persib di ACL Two?
Bola Indonesia 15 September 2026, 13:48
-
Cristian Chivu Bela Josep Martinez, Tegaskan Kiper Inter Milan Bukan Masalah
Liga Italia 15 September 2026, 13:29
-
Prediksi Barcelona vs Racing Santander 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 13:13
-
Lamine Yamal atau Kylian Mbappe: Siapa yang Lebih Layak Memenangkan Ballon d'Or?
Liga Spanyol 15 September 2026, 12:54
-
EMTEK Media Dapat Kepercayaan untuk Kelola Izin Nonton Bareng FIFA ASEAN Cup 2026
Bola Indonesia 15 September 2026, 12:45
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



