Marc Marquez: Jika Percaya Diri, Alex Bisa Lakukan Apa pun!
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2019 11:20
Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku bisa menjalani liburan musim panas dengan perasaan bahagia. Pasalnya, ia dan sang adik, Alex Marquez masing-masing sukses memenangi balapan MotoGP dan Moto2 di Sachsenring, Jerman, serta kompak memimpin klasemen pebalap.
Marc pun mengakui bahwa dirinya sempat harus membantu Alex kembali bersemangat usai terjatuh dan gagal finis di Assen, Belanda, di mana Alex gagal finis akibat bertabrakan dengan Lorenzo Baldassarri. Kecelakaan itu terjadi saat balapan menyisakan dua lap, saat mereka saling berebut posisi terdepan.
Usai gagal finis di Assen, Alex sempat cemas bakal meraih hasil buruk di Sachsenring, yakni trek yang dikuasai sang kakak selama 10 tahun, namun justru tak cocok untuknya. Selama di Moto2, Alex memang dua kali gagal finis di sana, sekali gagal meraih poin, dan hanya finis ke-13 tahun lalu.
"Usai Assen, Alex agak kecewa. Ia bilang, 'Harusnya aku bisa ambil untung di Assen, dan kini kita akan pergi ke Jerman. Pasti aku bakal kehilangan poin'. Saya bertanya, 'Kenapa?' Ia bilang, 'Karena tiap tahun aku kehilangan poin di sana'. Saya pun berkata, 'Tapi tahun ini beda, kau orang yang berbeda, dan kau bisa melakukan apa pun'," kisah Marc kepada Marca.
Jika Yakin, Bisa Lakukan Segalanya
Alex sendiri memang tak ideal mengawali pekan balap di Sachsenring, kesulitan masuk 5 besar. Ia bahkan gagal langsung lolos ke Kualifikasi 2 (Q2). Beruntung, ia mencatat waktu tercepat kedua pada sesi Q1, sebelum sukses besar merebut pole. Usai bertarung sengit dengan Marcel Schrotter, Brad Binder, dan Iker Lecuona, Alex pun sukses meraih kemenangan.
"Alex tak memulai pekan balap dengan baik pada Jumat, tapi ia mampu bereaksi. Jika Alex yakin atas segalanya, ia bisa melakukan apa pun. Saya senang ia kembali ke puncak klasemen, dan ini penting. Ia menunjukkan bahwa ia rider paling solid. Saya sendiri masih harus coba memiliki dinamika yang sama," ungkap Marc.
Paham Cara Balikkan Situasi
Tahun 2019 memang merupakan musim kelima Alex di Moto2. Sayangnya, juara dunia Moto3 2014 ini tak pernah mendapat peluang nyata untuk merebut gelar di kelas tersebut. Musim ini, ia akhirnya mendapat peluang itu, dan ia yakin bahwa kunci terpenting adalah bersabar dan berpikir jernih.
"Kami bukan yang tercepat. Kami juga baru gagal finis, dan kini semua terbayarkan. Saya tak bisa meminta lebih. Menyenangkan bisa memimpin klasemen, apalagi sebelum liburan. Setiap tahun saya tampil buruk di sini, kali ini tidak boleh. Kami tahu cara membalikkan situasi," pungkas rider berusia 23 tahun ini.
Usai mengoleksi empat kemenangan dalam paruh pertama musim ini, saat ini Alex berada di puncak klasemen pebalap dengan 136 poin, unggul 8 poin dari Thomas Luthi (Dynavolt Intact GP). Marc sendiri unggul 58 poin atas Andrea Dovizioso (Ducati Team).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


