Marc Marquez: Kuat di KTM, Pol Espargaro Wajib Podium di Tiap Balapan Bareng Honda
Anindhya Danartikanya | 24 Februari 2021 14:20
Bola.net - Marc Marquez memberikan sambutan baik kepada Pol Espargaro, yakni rival sengitnya sejak anak-anak yang jadi tandem barunya di MotoGP 2021. Meski yakin mereka takkan bertarung sengit karena dirinya sendiri masih cedera, Marquez menyatakan bahwa membela Repsol Honda berarti Espargaro punya tanggung jawab besar.
Seperti diketahui, Marquez dan Espargaro telah saling kenal sejak anak-anak, bahkan pernah bertandem di RACC Impala dalam Kejuaraan Catalan 2004. Uniknya, 17 tahun kemudian, mereka bertandem kembali di Repsol Honda, dengan sejarah rivalitas yang lebih sengit, yang dibentuk saat mereka sama-sama turun di GP125 dan Moto2.
Kedua rider ini bahkan sengit memperebutkan gelar dunia GP125 2010 dan Moto2 2012, di mana Marquez sukses jadi juara dunia, sementara Espargaro harus puas duduk di peringkat 3 dan 2 pada masing-masing musim. Usai Marquez naik ke MotoGP pada 2013, barulah Espargaro bisa menyabet gelar dunia di Moto2.
Pahami Potensi Pol Espargaro Karena Sudah Jadi Rival Sejak Kecil

Jika menilik kiprah Espargaro sejak anak-anak, Marquez pun paham betul potensi tandemnya tersebut di lintasan. "Pol pembalap yang hebat. Kami sudah saling lawan sejak di kategori 125cc saat saya masih berusia delapan tahun," ungkap delapan kali juara dunia ini kepada Speedweek, Selasa (23/2/2021).
"Dari kami berdua, dia yang lebih tua, dan bisanya ia selalu ada di depan saya saat masih di kelas-kelas junior. Namun, ketika kami masuk ke kejuaraan dunia, kami berduel sengit pada 2010 (GP125), begitu juga di Moto2, saat kami sengit bertarung pada 2012," lanjut rider berusia 28 tahun ini.
Potensi dan talenta Espargaro ini pun bahkan sudah terbukti selama ia 'mengabdi' kepada KTM selama empat musim terakhir. Ia merupakan ujung tombak pengembangan RC16, dan musim lalu menggebrak dengan lima podium, dan beberapa kali mengancam persaingan dalam berebut kemenangan.
Wajib Masuk Peringkat 3-5 Besar di Klasemen
Melihat kiprah gemilangnya di KTM, apalagi jika mengingat Repsol Honda merupakan tim paling prestisius dalam sejarah MotoGP, Espargaro pun diyakini Marquez kini mengemban tugas lebih besar. Pasalnya, membela Repsol Honda berarti seorang pembalap wajib konsisten memperebutkan podium dan bahkan kemenangan.
"Tahun lalu, Pol bekerja sangat baik bersama KTM. Ia berkendara pada level performa yang tinggi. Jadi, saya rasa Pol punya talenta yang dibutuhkan Honda. Ia datang dari pabrikan yang hebat dengan hasil kuat bersama tim terbaik. Namun, hal ini berarti ia harus naik podium di tiap balapan, dan memperebutkan peringkat 3-5 besar di klasemen," pungkas Marquez.
Sementara Marquez belum dipastikan kapan kembali berlaga, Espargaro akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6-7 dan 10-12 Maret, yang bakal dilanjutkan dengan dua pekan balap beruntun di trek yang sama pada 26-28 Maret dan 2-4 April mendatang.
Sumber: Speedweek
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Suzuki: Berat Bagi Alex Rins Saksikan Joan Mir Juarai MotoGP 2020
- Marc Marquez Sebut Joan Mir Punya Kans Besar Juara Lagi di MotoGP 2021
- 17 Tahun Kemudian: Marc Marquez-Pol Espargaro Tak Menyangka Jadi Tandem Lagi
- Hanya Boleh Naik Motor 30 Menit, Marc Marquez Sebut Menang Target Tak Realistis
- Para Tokoh MotoGP Ramai-Ramai Ucapkan Duka Cita untuk Mendiang Fausto Gresini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





