'Marc Marquez Makin Garang, Perebutan Gelar Sudah Berakhir'
Anindhya Danartikanya | 11 Juli 2019 14:27
Bola.net - Rider LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow, meyakini bahwa peluang Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci (Ducati Team), dan Alex Rins (Suzuki Ecstar) telah tertutup sejak MotoGP Italia di Mugello pada Juni lalu. Hal ini disampaikan Crutchlow kepada Motorsport.com usai pekan balap di Sachsenring, Jerman.
Sejak awal musim, Dovizioso kembali menjadi rival terdekat rider Repsol Honda dalam perebutan gelar dunia, namun ketertinggalan poinnya semakin jauh usai tertabrak Jorge Lorenzo di Catalunya, Spanyol, dua pekan setelah balapan di Mugello. Usai insiden ini, Dovizioso sendiri meyakini misi merebut gelar makin sulit.
Meski begitu, Crutchlow justru menyebut Mugello adalah momen di mana persaingan telah berakhir, mengingat Marquez finis kedua dan menjadi satu-satunya rider yang mampu menantang Dovizioso dan Petrucci dalam balapan tersebut. Padahal rider Spanyol itu biasanya tak terlalu bersahabat dengan Mugello.
"Semua sudah usai sejak 4 seri yang lalu. Di Mugello, di mana Marc kesulitan tahun lalu, ia malah finis kedua dan bertarung sengit dengan Ducati. Marc hebat, ia berkendara dengan sangat baik, dan makin baik tahun ini, karena saya rasa motor kami tak bagus di beberapa area, tapi ia justru membuatnya bekerja," ujarnya.
Crutchlow juga memuji betapa cerdasnya Marquez di Sachsenring, sirkuit yang resmi ia menangi 10 kali beruntun sejak 2010. Dalam balapan tersebut, Marquez ngotot menciptakan jarak dengan rider lain pada 10 lap pertama, lalu mengendalikan diri sepanjang balapan meski merasa bisa lebih cepat.
Bisa Bekuk Ducati di Austria
"Balapan ini adalah soal 'bertahan hidup', kami harus memastikan bisa finis dan meraih beberapa poin. Marc menciptakan margin sejak start, sangat ngotot selama 10 lap, dan kemudian mengendalikan semuanya pada 10 lap terakhir," ungkap juara World Supersport 2009 ini.
Crutchlow juga tak menutup kemungkinan Marquez bisa membekuk Ducati untuk pertama kalinya di Red Bull Ring, Austria, yang sejak 2016 selalu dimenangi Tim Merah. "Entahlah, tapi Anda bisa lihat ia mampu mengendalikannya. Ia mampu melakukannya di balapan terakhir dan meraih banyak poin atas mereka," tutupnya.
Saat ini, Marquez duduk di puncak klasemen pebalap dengan koleksi 185 poin, unggul 58 poin atas Dovizioso di peringkat kedua. Petrucci dan Rins masing-masing duduk di peringkat ketiga dan keempat dengan 121 dan 101 poin.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




