Marc Marquez Menolak Congkak Meski Bisa Kunci Gelar Dunia MotoGP 2025 dalam Waktu Dekat
Anindhya Danartikanya | 12 September 2025 11:42
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menolak besar kepala meski berpeluang besar mengunci gelar dunia MotoGP 2025 dalam waktu dekat. Menurutnya, mentalitas memburu kemenangan harus ia pertahankan sampai akhir musim demi tetap fokus ketika menjalani tes pascamusim di Valencia pada November nanti.
Marquez tadinya berpeluang mencapai match point pertamanya dan bisa mengunci gelar dunia dalam MotoGP San Marino di Misano pada 12-14 September 2025. Namun, semua gagal gara-gara ia dikalahkan sang adik, Alex Marquez, dalam balapan utama di Catalunya, Spanyol, akhir pekan lalu. Sebab, kini keduanya dipisahkan 182 poin dengan tujuh seri tersisa.
Kini, peluang Marquez mengunci gelar dunia pun beralih di Motegi, Jepang, pada 26-28 September 2025 nanti. Meski begitu, pembalap berusia 32 tahun ini menolak untuk jemawa meski kesempatan merebut gelar dunia kesembilan ada di hadapannya. Sebab, ia tetap ingin mempertahankan target meraih hasil sebaik mungkin sampai seri terakhir.
Harus Terus Fokus demi Songsong Musim 2026

“Pola pikir saya adalah mencoba menjaga mentalitas yang sama. Meski masih ada tujuh seri tersisa, saya ingin tetap menjaga mentalitas itu karena masih banyak balapan yang harus diselesaikan musim ini," ujar Marquez dalam program 'Gear Up' di MotoGP.com pada Kamis (11/9/2025).
"Memang benar mungkin kami bisa mengunci gelar dunia lebih cepat, tetapi kami akan berusaha tetap menjaga mentalitas yang sama karena ketika 2025 selesai, 2026 sudah dimulai keesokan harinya," langsung pembalap asal Spanyol ini.
Marquez juga menyatakan bahwa ia bertekad balas dendam atas kekalahannya di Catalunya dengan merebut kemenangan di Misano akhir pekan nanti. Marquez pun tercatat sebagai pembalap MotoGP tersukses di sirkuit ini, dengan merebut lima kemenangan.
Kenang Kemenangan Berharga pada 2021 dan 2024
Marquez pun yakin bahwa peluangnya menang di Misano jauh lebih besar ketimbang akhir pekan lalu, karena Catalunya dikenal tak terlalu bersahabat dengannya. “Sekarang kami berada di Misano, sirkuit yang biasanya lebih cocok dengan gaya balap saya dibanding Catalunya," ungkapnya.
Marquez juga mengenang dua kemenangannya yang berharga di Misano. Yang pertama adalah kemenangannya pada 2021 di Seri Emilia Romagna, mengingat itu kemenangan perdananya sejak cedera lengan yang parah. Yang kedua adalah kemenangan pada 2024, yang ia raih bersama Gresini Racing.
"Bersama Honda (pada 2021), itu adalah kemenangan yang sangat spesial karena terjadi setelah cedera, dan di sini bersama Gresini (pada 2024) itu adalah kemenangan yang sangat emosional bagi tim kami. Tahun ini kami akan mencoba lagi untuk memperjuangkannya," pungkas Marquez.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Arai Agaska Senang Gali Pengalaman Baru Usai Jalani Debut Apik di WorldSSP300 Magny-Cours 2025
- Yamaha Resmi Perkenalkan Mesin V4 di MotoGP, Langsung Debut Balapan di Misano
- Ducati Bakal Beri Alex Marquez 'Imbalan' Karena Tampil Garang di MotoGP 2025, Bisa Jadi Motor Baru!
- Tinggalkan Enea Bastianini Usai MotoGP Catalunya, Alberto Giribuola Bisa Jadi Crew Chief Toprak Razgatlioglu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:20
-
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Juventus Dibantai, Real Madrid Raih Kemenangan
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:48
-
Man of the Match Monaco vs PSG: Desire Doue
Liga Champions 18 Februari 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di MOJI Malam Ini, 19 Februari 2026
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:54
-
Rekor Solid di Kandang Jadi Modal Persib Berjuang di Tengah Kemustahilan
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 10:29
-
Gianluca Prestianni Bantah Buat Ujaran Rasis ke Vinicius Junior: Dia Salah Dengar!
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:25
-
Menang 0-1 di Kandang Benfica, Real Madrid Masih Jauh dari Kata Aman!
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:13
-
Vinicius Junior Cetak Gol ke-31 di Liga Champions, Lampaui Kaka
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:10
-
Monaco vs PSG: Laga Aneh Bagi Luis Enrique
Liga Champions 18 Februari 2026, 10:00
-
Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:57
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 09:57
-
Real Madrid dan Gol yang Tak Terputus di Era Arbeloa
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:54
-
Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:46
-
Dortmund vs Atalanta 2-0: Marten De Roon Tak Kehilangan Harapan
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:40
-
Jose Mourinho Nyinyiri Vinicius Junior: Selebrasimu Problematik!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:38
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48



